Suara.com - Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bertemu Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto di kantor Kemenkopolhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (1/11/2016). Keduanya melakukan pertemuan secara tertutup selama sekitar 45 menit.
Usai pertemuan, Wiranto mengatakan agenda yang dibahas tadi seputar tugas-tugas di Kemenkopolhukam.
"Pak SBY sudah lama berencana untuk mengunjungi saya. Sebagai mantan menkopolhukam ya untuk berbincang-bincang mengenai hal-hal yang menyangkut tugas-tugas polhukam tentunya, kan," ujar Wiranto.
Wiranto mengatakan rencana pertemuan selama ini tertunda karena masing-masing masih memiliki pekerjaan prioritas.
"Hari ini beliau ada waktu dan saya juga ada waktu sehingga beliau tadi menyempatkan untuk singgah ke kantor menkopolhukam ketemu saya," kata Wiranto.
Wiranto menuturkan dalam pertemuan tadi, Yudhoyono memberi masukan terkait tugas pokok menkopolhukam.
Selain itu, Yudhoyono juga menyinggung tentang Wiranto yang kini terpilih menjadi Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia.
Yudhoyono, kata Wiranto, mengenal baik ketua umum PBSI sebelumnya, Gita Wirjawan.
"Tadi disinggung malah ya karena beliau juga kenal Pak Gita, Sekarang saya sampaikan bahwa saya mengambil alih status kepemimpinan Pengurus Pusat PBSI untuk penugasan 2016-2020," kata Wiranto.
BERITA MENARIK LAINNYA:
Warga Jakarta Bicara Soal Demo 4 November, Sikap Mereka Keren
Demo 4 November, Fadli Zon: Jokowi Jangan Kabur, Harus di Istana
Merinding, Bawa Mayat Pakai Taksi, Potong 13 Bagian di Toilet
Mega: Ini Abad 21, Pilih Pemimpin karena Agama, Nggak Lucu Lagi
Berita Terkait
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Rupiah Semakin Tak Berharga, SBY Beberkan Ciri Pemimpin yang Kuat
-
Film 'Kupilih Jalur Langit' Resmi Tayang di Bioskop Indonesia!
-
Kisah Owner Jejamuran, Buka Usaha di Usia 52 Tahun hingga Dua Kali Dipanggil ke Istana
-
SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Peringati Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Pohon di Pesisir Karawang
-
Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga
-
Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor
-
Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara
-
Kemelekatan Adalah Derita
-
Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah
-
Pria Tewas Diduga Dianiaya saat Melerai Perkelahian di Hiburan Malam Karimun
-
Berawal dari Teller, Ketangguhan Mantri BRI Ini Menginspirasi Warga Toraja Utara
-
Soal Ucapan 'Londo Ireng', PDIP: Kritik Tak Boleh Dibungkam!