Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan memberi selamat kepada mantan Ketua KPK Antasari Azhar yang akan menghirup udara bebas setelah 18 tahun dipenjara di Lembaga Pemasyarakatan Klas I Tangerang, Banten. Dia akan bebas pada Kamis (10/11/2016).
"Kalau bebas kita bersyukur saja. Pokoknya saya ucapkan selamat. Kita senanglah. Itu saja," kata Syarief, Senin (7/11/2016).
Antasari merupakan ketua KPK zaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Salah satu kasus yang ketika itu ditangani Antasari, di antaranya kasus yang menimpa besan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, Aulia Pohan, yaitu korupsi dana Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia. Selain itu, ketika itu, Antasari juga akan mengungkap skandal dana Bank Century yang diduga merugikan negara hingga Rp6,7 triliun.
Di tengah komitmen untuk menelusuri skandal besar era itu, Antasari tersandung kasus pembunuhan Direktur Utama PT Putra Rajawali Banjara Nasarudin Zulkarnaen sehingga dijebloskan ke penjara.
Mengenai kasus pembunuhan yang kemudian mengantarkan Antasari ke penjara dan gagal total membongkar kasus besar, Syarief Hasan enggan menanggapinya.
"Saya nggak tahu, saya nggak ikuti itu. Pokoknya saya ucapkan selamat aja deh. Itu aja. Kita bersyukur. Kita senenglah. Itu saja," kata anggota Komisi I DPR.
Berita Terkait
-
Film 'Kupilih Jalur Langit' Resmi Tayang di Bioskop Indonesia!
-
Kisah Owner Jejamuran, Buka Usaha di Usia 62 Tahun hingga Dua Kali Dipanggil ke Istana
-
SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia
-
SBY Ingat Kirim AHY dan 2 Prajurit Muda ke Lebanon, Kini Jadi Menteri-menteri Prabowo
-
Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit UNIFIL TNI yang Gugur di Lebanon
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir
-
NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk
-
Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto
-
Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati