Suara.com - Calon Gubernur Jakarta Anies Baswedan berkunjung ke klinik Bidan Arni di Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Senin (7/11/2016).
Arni merupakan warga setempat yang sudah 30 tahun melayani kebutuhan kesehatan warga Kalideres. Dia melayani ibu hamil dan ibu melahirkan.
Saat disambangi Anies, Arni berharap jika pasangan Sandiaga Uno itu terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022, agar ke depan kliniknya bisa ikut melayani program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
"Saat ini belum layani BPJS. Ingin dilayani BPJS," kata Arni kepada Anies di depan kliniknya.
Menanggapi harapan itu Arni, Anies mengatakan bahwa persoalan peningkatan pelayanan kesehatan warga Jakarta turut menjadi perhatiannya, termasuk dalam hal pelayanan BPJS Kesehatan.
"Kami ingin lebih banyak lagi yang masuk dalam jaringan BPJS," kata Anies.
Selain itu, lanjut Anies, manajemen pelayanan kesehatan juga akan diperbaiki. Misalnya, kata Anies, soal pembayaran tagihan BPJS Kesehatan yang selama ini terkesan lama oleh pihak ketiga yang telah bekerjasama.
"Kita ingin membuat supaya itu lebih cepat sehingga banyak yang mau (terlibat)," tutur Anies.
Sebab itu, Anies berharap ke depan lebih banyak lagi warga Jakarta yang dapat memanfaatkan pelayanan BPJS Kesehatan. Perbaikan manajemen pelayanan BPJS itu, katanya, nanti akan dikoordinasikan dengan BPJS pusat.
"Itu salah satu hal yang akan kita lakukan. Koordinasi dengan BPJS Pusat," kata Anies.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal