Suara.com - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPRD Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Syamsul Falah, merespon permasalahan Ahmad Dhani yang belakangan dilaporkan Pro Jokowi dan Laskar Rakyat Jokowi dengan dugaan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo saat demonstrasi 4 November.
"Saya tidak tahu terlalu banyak tentang permasalahan awal di antara Ahmad Dhani dengan Presiden Republik Indonesia. Biarkan penegak hukum yang lebih punya andil dalam penyelesaian masalah mereka," katanya di Cikarang, Kabupaten Bekasi, dikutip dari Antara, Jumat (11/11/2016).
Menurut dia seharusnya Ahmad Dhani tidak melakukannya karena Jokowi merupakan Kepala Negara.
"Apalagi saat ini sedang perang politik dengan berbagai partai guna mengikuti pemilihan kepala daerah Kabupaten Bekasi," katanya.
Ahmad Dhani merupakan calon wakil bupati Bekasi yang berpasangan dengan calon bupati yang diusung PKS, Sa'duddin.
Mengenai apakah masalah Ahmad Dhani akan berpengaruh pada elektabilitas, Syamsul mengatakan akan berpengaruh.
Syamsul mengatakan warga yang menganggap Ahmad Dhani heroik bisa jadi meningkatkan elektabilitas. Tetapi yang tidak pro dengan sikap Ahmad Dhani bisa makin menjauhinya.
"Atau orang yang tadinya mulai suka dengan Ahmad Dhani malah berbalik menyerangnya, apalagi sedang dalam perjalanan menuju pemilihan kepala daerah setempat," katanya.
Berita Terkait
-
Akun Instagram Ahmad Dhani Kini Diretas, Mendadak Jadi Lapak Jualan Emas
-
Muak dengan Maia, Ahmad Dhani dan Keluarga Absen di Nikahan El Rumi di Bali: Ibu Saya Tersinggung
-
Alasan Ahmad Dhani Tutupi Perselingkuhan Maia 20 Tahun, Ogah Ketiga Putranya Malu di Sekolah
-
Serang Balik Maia Estianty, Ahmad Dhani Unggah Bukti Laporan KDRT Palsu
-
Ahmad Dhani Ungkap Fakta soal Perceraian dengan Maia Estianty: Saya yang Talak Tiga!
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan