Suara.com - Debat kandidat gubernur dan wakil gubernur Jakarta akan dimulai bulan depan. Sementara itu, calon gubernur Jakarta nomor urut tiga, Anies Baswedan, mengaku tidak memiliki persiapan khusus. Kapanpun dia siap menghadapi rival-rivalnya di meja debat.
"Malah belum persiapan. Belum ada," kata Anies di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Senin (21/11/2016).
Menurut Anies persiapan debat tidak melulu harus belajar teknis dan materi. Dia percaya diri menghadapi rival karena selama ini sudah berpengalaman bicara di dunia akademisi.
"Tidak bisa, mau debat itu belajar dua tiga hari. Karena itu adalah akumulasi perjalanan karir, itu akan tercermin pada saat berekspresi," ujar Anies.
Menurut Anies kemampuan seseorang dalam analitis, kritis, sistematis, dan solutif akan tercermin saat di meja debat. Katanya, seringkali poin-poin tersebut jarang diperhatikan.
"Nanti minggu depan baru mulai belajar data. Tapi untuk debat sendiri nggak ada yang harus dipelajari khusus ya," ujar Anies.
KPUD Jakarta menjadwalkan debat publik pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jakarta menjadi tiga tahap yang dijadwalkan berlangsung awal Desember, awal Januari, dan awal Februari.
Debat akan terbagi menjadi tiga tema. Pertama visi-misi soal kesejahteraan sosial. Kedua, soal memperkuat NKRI. Ketiga, mempercepat program pembangunan daerah.
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?
-
Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan
-
Tim RIDO Laporkan KPU ke DKPP dan Minta Pemungutan Suara Ulang, Anies: No Comment!
-
Pilkada DKI: El Rumi Pilih Dharma-Kun, Soroti Masalah Kabel Listrik
-
Cak Lontong 'Ronda' Amankan Suara Pramono-Rano di Masa Tenang Pilkada
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA
-
GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim