Suara.com - Sebanyak dua kali gempa bumi mengguncang Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat hingga membuat warga setempat panik dan keluar rumah, Minggu.
"Sebanyak dua kali kami merasakan guncangan gempa bumi sekitar pukul 08.00 yang membuat kami panik ," kata kata Karlos, warga Tambrauw yang dihubungi dari Sorong, Minggu.
Menurut dia, guncangan pertama maupun kedua dirasakan cukup kuat dan waktunya sekitar dua menit membuat warga ketakutan dan keluar rumah guna mewaspadai bangunan yang rusak atau ambruk.
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sorong Andri Wijaya saat dihubungi terkait gempa tersebut mengatakan, telah terjadi dua kali gempa di Kabupaten Tambrauw.
Gempa pertama, kata dia, berkekuatan 4,5 SR terjadi pukul 08.03 WIT pada titik 40 km barat laut Kabupaten Tambrauw dengan kedalaman 10 kilometer.
Gempa susulan berkekuatan 4,3 SR terjadi pukul 08.38 WIT lokasi gempa 0.22 lintang selatan dan 132.56 bujur timur yang terletak 40 km barat laut Kabupaten Tambrauw dengan kedalaman 10 kilometer.
Berdasarkan kedalaman, lanjut dia, gempa bumi tersebut termasuk gempa dangkal dan tidak berpotensi tsunami, namun masyarakat diminta untuk waspada kemungkinan terjadinya gempa susulan. [Antara]
Tag
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Hutan Tropis Dianggap Penyerap Karbon Utama, Tapi Penelitian Baru Tunjukkan Hal Berbeda
-
Keterlibatan TNI Urus Pangan Jadi Sorotan, Prabowo Sebut Langkah Strategis bagi Negara
-
Komisi X DPR Dorong Gaji Guru Minimal Rp 5 Juta, Respons Pernyataan Prabowo soal Kebocoran Anggaran
-
Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa
-
Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan
-
Kasus YTR Berbuntut Desakan Hukuman Kebiri, DPR Minta Polisi Telusuri Korban Lain
-
Bantah Mobilisasi Massa Demo Pro MBG, Bakom RI: Itu Tidak Benar!
-
Selly Gantina Kecam Aksi Biadab Pacar Sekap Perempuan 3 Tahun di Bandung: Tak Boleh Ada Impunitas
-
Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan
-
Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi