Suara.com - Wakil Ketua Gerakan Nasional Majelis Ulama Indonesia, Zaitun Rasmin meminta proses persidangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) digelar secara terbuka. Hal itu disampaikan agar tidak ada pihak manapun yang berusaha mengintervensi proses hukum Ahok.
"Ya, harus terbuka dan bagi kami ini adalah kewajiban konstitusional warga, tidak ada pemaksaan tidak ada intervensi sebab kami melakukan ini sesuai dengan koridor hukum sesuai dengan konstitusi," kata Zaitun di Silang Monas, Jakarta, Jumat (2/12/2016).
Dia juga meminta masyarakat untuk bisa mengawal kasus Ahok hingga pengadilan menjatuhkan vonis. Alasan dirinya meminta masyarakat mengawal kasus ini, lantaran ucapan kontroversial Gubernur DKI Jakarta nonaktif yang menyinggung surat Al Maidah ayat 51 sudah membuat masyarakat khususnya umat muslim dilukai.
"Ini harus dikawal sebab semua orang tahu ini kasus besar, kasus luar biasa dimana membebani seseorang dalam negri ini, dianggap tanda petik sakti maka kita harus kawal bersama," kata dia
Dia juga mengapresiasi kinerja aparat penegak hukum yang telah melimpahkan berkas kasus Ahok sehingga bisa segera disidangkan.
"Kami tentu saja apresiasi kerja pihak aparat keamanan yang sekarang telah menyelesaikan pemberkasan dan menyerahkan ke kejaksaan dan kami mengapresiasi kejaksaan bisa cepat menyatakan berkasnya lengkap dan diberikan ke pengadilan," katanya.
Dirinya juga berharap, dengan adanya pelimpahan berkas kasus dugaan penistaan agama ke pengadilan, Ahok segara bisa dilakukan penahanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!
-
Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo
-
Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya
-
Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045
-
Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional
-
Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!