Suara.com - Ribuan massa Demo 2 Desember, mulai memadati kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, untuk mengikuti acara berdzikir dan salat Jumat yang diselenggarakan oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI terus berdatangan.
Hal-hal menyentuh sisi kemanusian dan solidaritas pun mulai ditunjukkan masyarakat, seperti memberi bantuan makanan boks dan air mineral pun terlihat dibagikan kepada peserta demo tersebut.
Salah satu dari Koordinator Kelompok Bank Sampah Induk Kota Depok, Hermansyah mengatakan, timnya berjumlah 10 orang membagikan makanan ke sejumlah para massa aksi damai tersebut.
"Iya, kami bagikan untuk para jamaah yang datang, membantu para jamaah yang belum bersarapan saja sejak pagi yang datang," kata Hermansyah di Kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (2/12/2016).
Dia menambahkan, makanan yang dibagikan Kelompok Bank Sampah diantaranya ada nasi boks, air mineral botol dan snack.
"Kami bagikan ada 1500 boks nasi, ada air mineral 50 dus, dan snack seperti roti ada 2000, kami bagikan," ujarnya.
Sementara itu, dari Jaringan Sekolah Islam Terpadu Indonesia, membagikan sejumlah buah Kurma kepada para pendemo.
"Kami terjunkan anak-anak muda, dengan bagikan buah Kurma pada jamaah," ujar Ketua Jaringan Sekolah Islam Terpadu Indonesia, Sukro Muhab.
Dia menambahkan, ada sekitar 70 dus buah kurma, dan air botol mineral dibagikan. Selain itu, JSTI juga mengumpulkan sampah yang berserakan di sekitar kawasan Monas.
Baca Juga: Aksi Bela Islam Jilid III, Demonstran Nekat Bawa Anak Kecil
"Guru-guru siswa, SMA dan SMP, banyak anak-anak muda kami, juga dikerahkan untuk berikan pertolongan, membantu bersihkan sampah-sampah disini," ujar Sukro.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT