Suara.com - Pebalap Indonesia, Sean Gelael beradaptasi dengan cepat bersama calon tim barunya Arden International dan dibuktikan mampu membukukan catatan waktu satu menit 50,594 detik saat menjalani ujicoba di Sirkuit Yas Marina, Uni Emirat Arab, Sabtu. Berdasarkan data diterima media di Jakarta, dengan catatan waktu yang ada, Sean Gelael berada di posisi delapan pebalap tercepat.
Pada sesi kedua, catatan waktu pebalap berusia 20 tahun ini jauh lebih bagus yaitu satu menit 49,709 detik dan berada di posisi 10.
Selain ujicoba, pebalap yang musim lalu memperkuat tim Pertamina Campos Racing ini juga sudah melakukan simulasi balapan dengan melalap 17 kali putaran non stop. Ujicoba sendiri dilakukan selama tiga hari berturut-turut dan hasilnya dinilai cukup memuaskan.
Selama menjalani ujicoba di Yas Marina, Sean Gelael bekerja sama dengan engineer Gaetan Jego yang pada musim lalu menjadi salah satu petinggi Tim ART Grand Prix dan sudah dikenal memiliki banyak pengalaman pada ajang F3 dan GP2.
"Sejauh ini semuanya bagus dan saya cukup senang. Saya juga berterima kasih kepada Tim Arden karena kerja sama kami selama sesi latihan cukup baik. Mudah-mudahan ke depan semuanya bisa berjalan sesuai dengan yang kami harapkan," kata Sean Gelael dalam keterangan tertulisnya. Tim Arden Internasional sendiri belum menentukan nama pebalap kedua yang bakal menjadi tandem Sean pada musim 2017. Selain Antonio Giovinazzi dan Luca Ghiotto, nama pebalap Perancis Norman Nato dan pebalap Inggris Jordan King, juga masuk dalam kandidat pebalap mereka. Pada musim 2016, Nato dan King merupakan pebalap Tim Racing Engineering. Nato mengakhiri musim 2016 dengan berada di peringkat lima klasemen dengan torehan nilai 136, sedangkan King duduk di posisi ketujuh dengan 122 poin. Saat sesi latihan tiga hari di Yas Marina, Nato sama sekali tidak ambil bagian. Berbeda halnya dengan King yang sempat menjalani tes dengan Tim Dams dan MP Motorsport. Sementara tim Racing Engineering sendiri menjalani sesi latihan ini dengan dua pebalap yakni Gustav Malja dan Louis Deletraz.
Setelah sesi latihan resmi tiga hari ini, para pebalap akan menjalani musim liburan yang panjang. Balapan GP2 musim 2017 akan dimulai lagi dengan tes pra musim yang kemungkinan akan diadakan di Bahrain dan Barcelona sekitar bulan April-Mei. Pada musim 2017 akan ada beberapa wajah baru yang menjadi pebalap rookie. Mereka adalah para pebalap yang musim lalu tampil penuh di ajang balapan GP3, seperti Charles Leclerc si juara umum, Antonio Fuoco dan Alexander Albon si runner-up yang berasal dari Thailand. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Sean Gelael Bongkar Rahasia Balap Endurance, Soroti Ketahanan Fisik dan Performa Mesin
-
Gagal Podium di Imola, Sean Gelael Terhambat Penalti Unsafe Release
-
Sean Gelael Dipastikan Tampil di GT World Challenge Asia 2026 Seri Mandalika
-
Kemitraan Lanjut di 2026, Mental Juara Sean Gelael Meningkat
-
BNI Dukung Sean Gelael Awali Musim Balap 2026 Lewat Asian Le Mans Series
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan