Suara.com - Kapolres Bekasi Kota, Kombes Pol. Umar Surya Fana, mengatakan sebanyak tiga orang terduga teroris ditangkap di sebuah rumah di Jalan Bintara VIII, Kelurahan Bintara Jaya, Bekasi Barat, Kota Bekasi.
Seperti diketahui, sekitar pukul 16.00 WIB, Sabtu (10/12/2016), aparat kepolisian menggerebek rumah tersebut dan menemukan sebuah benda yang diduga bom.
"Ada penangkapan terduga teroris, dua laki-laki, satu perempuan dan barang yang diduga bom," ujar Umar kepada wartawan, Sabtu (10/12/2016).
Lebih jauh, Umar menjelaskan saat ini tim gegana tengah berusaha menjinakkan bom tersebut.
"Sekarang sedang diupayakan untuk dijinakkan di Bintara Jaya 8, Bekasi Barat. Lagi menunggu Puslabfor apakah akan diledakkan atau didisposal," paparnya.
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian sendiri kabarnya tengah menuju lokasi tersebut.
Hal ini sebagaimana diungkapkan Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Bekasi Kota, AKP Erna Ruswing.
"Kapolri sedang mengarah ke sini. Nanti beliau yang akan buat statement," singkat Erna.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden
-
33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme
-
KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta
-
Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan
-
Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!
-
Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup
-
PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar
-
Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat