Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri didukung Polres Sukoharjo melakukan penggeledahan di rumah indekos terduga teroris KF (22) di Kampung Keputren RT 02/RW 08 Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (12/12/2016).
Pasukan Densus 88 yang dibantu anggota Polresta Surakarta dan Polres Sukoharjo mulai memasuki rumah indekos terduga teroris tersebut sekitar pukul 10.00 WIB.
Menurut Mutiah Mujianti, pengelola indekos di Kampung Keputren RT 02/RW 08 Kartasura, KF menempati kamar indekos nomor satu dari 10 kamar yang dikelolanya.
"KF memang kuliah di IAIN Surakarta di Kartasura tidak jauh dari sini," kata Mutiah.
Menurut dia, KF menempati kamar nomor satu dengan temannya karena penghuni kamar rata-rata dua oran.
Menurut dia, KF dari identitas yang diberikan ke pengelola indekos, merupakan warga Dusun Gebang RT 002/006 Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi.
"Saya tidak curiga jika KF ini terlibat kegiatan terorisme, karena dia orang pendiam dan shalatnya rajin," katanya.
Menurut Mutiah , dirinya melihat KF berada di kamar indekos terakhir kali pada Sabtu (10/12) siang, KF dan seluruh penguhuni indekos mudik pulang kampung karena libur.
KF merupakan terduga teroris yang ditangkap oleh pasukan Densus 88 di Kabupaten Ngawi, Jatim, Minggu (11/12). KF ditangkap Densus 88 karena diduga terkait dengan penemuan bom Bekasi. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat