Suara.com - Setelah mundur sebagai Bendahara DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jakarta Utara, Basry Banteng mendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.
Saat menyampaikan sambutan di acara Relawan Bergerak di Jalan Borobudur, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (20/12/2016). Basry mengaku mendukung Anies-Sandi karena satu-satunya calon yang menolak reklamasi.
"Beda dengan Ahok (Basuki Tjahaja Purnama). Dia promotor reklamasi," kata Basry.
Basry, menceritakan pengalamannya saat menolak reklamasi Jakarta. Katanya, beberapa waktu lalu, sejumlah kader PDI Perjuangan Jakarta Utara bersama warga pesisir dan nelayan menolak keras proyek reklamasi pesisir pantai utara Jakarta.
Mereka juga mendatangi mantan Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, Boy Bernadi Sadikin supaya memberi menginstruksikan kepada kader partai berlambang banteng yang duduk di DPRD menghentikan pembahasan dan menolak pengesahan dua raperda terkait reklamasi.
Bahkan, kata Basyri, sebanyak empat kali mereka juga melakukan demonstrasi di kawasan Kebon Sirih untuk menolak reklamasi.
"Akhirnya kami demo. Terbentuk beberapa elemen, bergerak. Teman-teman pesisir turun rutin," tutur Basyri.
Basry menambahkan, bahwasanya sekitar 50 persen kader PDI Perjuangan Jakarta Utara tidak akan mendukung Ahok-Djarot Saiful Hidayat.
"Nanti, 15 Februari, juga 'rontok'," kata Basyri.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS