Suara.com - Tim Densus 88 menangkap satu orang terduga teroris Hamzah alias JT di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (21/12/2016) sekitar pukul 09.45 WIB. Diduga pelaku terkait Jaringan Teroris Solo 2015.
"Yang bersangkutan terlibat Jaringan Teroris Solo, sedangkan kawan-kawannya sudah ditangkap November 2015," kata Kapolres Payakumbuh AKBP Kuswoto di Payakumbuh, Rabu siang.
Ia mengatakan tersangka ditangkap pada salah satu bengkel mobil di Jalan Soekarno-Hatta Koto Nan Ampek, yang mana lokasi tersebut merupakan tempat pelaku bekerja sehari-hari.
Dari penangkapan tersangka polisi mengamankan buku, paket, ransel, Gps, handpone, dan buku rekening.
Selain itu, petugas juga melakukan penggeledahan di rumah kontrakan tersangka di Kelurahan Sungai Pinago Tanjuang Gadang Payakumbuh Barat, lokasi tersebut berjarak sekitar 500 meter dari tempat ia bekerja.
Sementara beberapa peranannya membeli bahan-bahan yang diperlukan oleh ABI ZAID dalam rangka membuat bahan peledak dan bom, menjadi salah satu sumber pendanaan pembuatan bahan peledak dan bom oleh kelompok ABI ZAID.
Setelah ditangkap, palaku lansung dibawa ke Padang oleh Tim Densus 88 bersama Satuan Brimob Polda Sumbar. Sementara Kapolda Sumbar Brigjen Pol Basaruddin membenarkan adanya penangkapan terduga teroris di Kota Payakumbuh.
Pantauan di lokasi, penangkapan pelaku mengganggu arus lalu lintas, sebab lokasi penangkapan berada di pinggir jalan utama kota itu.
Selain itu, penangkapannya juga membuat masyarakat setempat terkejut dan beramai-ramai menyaksikan petugas menangkap serta menggeledah bengkel serta rumah kontarakan pelaku. (Antara)
Baca Juga: Bom Tangsel Diduga Berkaitan dengan Jaringan Teroris Bekasi
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia
-
Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG
-
'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar