Seorang bersenjata menyerang tempat pesta yang menyebabkan sedikitnya 11 orang tewas dan diri pelaku pada saat perayaan Tahun Baru di Kota Campinas, wilayah tenggara Brazil, Sabtu malam (Minggu 1/1/2017 WIB).
Pihak kepolisian di negara bagian Sao Paulo mengungkapkan bahwa penembak tersebut marah atas perpisahannya dengan mantan istrinya yang merupakan di antara korban tewas.
Media setempat melaporkan bahwa bocah lelaki berusia delapan tahun dari pasangan tersebut juga tewas.
Seorang juru bicara kepolisian tidak bisa dikonfirmasi mengenai identitas atau usia mereka yang terbunuh atau apakah seorang anak yang melakukan penembakan yang juga belum teridentifikasi bersama korban lainnya.
Media setempat melaporkan bahwa seluruh korban berjumlah 15 orang tertembak dan beberapa masih dalam kondisi kritis.
Seorang tetangga korban yang diwawancarai jaringan stasiun televisi Globo menyatakan bahwa dia dan anggota keluarganya mendengarkan ledakan pada seperempat malam tersebut, namun tidak segera mengenalinya sebagai tembakan juga bukan kembang api Tahun Baru.
Hanya ketika ada satu tembakan mengenai rumah mereka, orang-orang berdarah dan meminta bantuan, apakah mereka menyadari bahwa ada seseorang yang melepaskan tembakan.
Pihak kepolisian di negara bagian tersebut menyatakan bahwa mereka mendapatkan laporan dari lokasi kejadian pada pukul 00.40 waktu setempat.
Meskipun Brasil sedang berupaya mengatasi tingginya tingkat kejahatan dan kekerasan, kasus penembakan massal jarang terjadi.
Kematian akibat penembakan senjata sering kali terjadi dalam kasus pencurian, perampokan, dan bentrokan dengan polisi, geng narkoba, dan kejahatan lainnya, namun penembakan di tengah pesta mabuk-mabukan seperti yang terlihat di Amerika Serikat tidak biasa terjadi.
Campinas yang merupakan kawasan industri dan kota pendidikan dengan penduduk lebih dari satu juta jiwa berlokasi sekitar 100 kilometer di barat laut Kota Sao Paulo, kota metropolis terbesar di Brazil. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal
-
Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya
-
Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026
-
Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan
-
IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas
-
Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya
-
707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?
-
Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung