Presiden Joko Widodo (Antara)
Jika diminta memilih, calon gubernur Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan memilih berpasangan dengan Joko Widodo daripada Djarot Saiful Hidayat. Menurut Ahok insting Jokowi lebih kuat dari Djarot.
"Bukan mengesampingkan Pak Djarot. Kita tahu (Djarot) jujur, baik, dia (mantan) wali kota, tapi kalau insting menang lebih hebat Pak Jokowi," ujar Ahok di acara Kaskus, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (12/1/2017).
Ahok teringat pengalaman ketika membahas suatu masalah dengan Jokowi. Ahok punya pemikiran, lalu Jokowi juga demikian. Ahok ngotot dengan pemikirannya, tetapi ternyata yang benar adalah pemikiran Jokowi.
Kemudian Ahok membandingkan pengalaman membahas beberapa masalah dengan Djarot. Ahok merasa lebih sering benar ketimbang Djarot.
"Seperti debat, dia (Jokowi) bilang nggak. Lalu saya salah, ternyata dia bener. Kalau Pak Djarot, kadang-kadang masih saya yang bener. Kalau Pak Jokowi pasti benar. Walaupun saya ngotot gitu, kan, karena saya kan ngeyel juga ya, beliau diem, nanti kita lihat katanya, dan berkali-kali dia (Jokowi) bener," kata Ahok.
Itu sebabnya, Ahok tak heran jika Jokowi akhirnya terpilih menjadi Presiden pada pemilu tahun 2014.
"Makanya dia (Jokowi) jadi presiden, saya cuma gubernur," kata Ahok.
"Bukan mengesampingkan Pak Djarot. Kita tahu (Djarot) jujur, baik, dia (mantan) wali kota, tapi kalau insting menang lebih hebat Pak Jokowi," ujar Ahok di acara Kaskus, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (12/1/2017).
Ahok teringat pengalaman ketika membahas suatu masalah dengan Jokowi. Ahok punya pemikiran, lalu Jokowi juga demikian. Ahok ngotot dengan pemikirannya, tetapi ternyata yang benar adalah pemikiran Jokowi.
Kemudian Ahok membandingkan pengalaman membahas beberapa masalah dengan Djarot. Ahok merasa lebih sering benar ketimbang Djarot.
"Seperti debat, dia (Jokowi) bilang nggak. Lalu saya salah, ternyata dia bener. Kalau Pak Djarot, kadang-kadang masih saya yang bener. Kalau Pak Jokowi pasti benar. Walaupun saya ngotot gitu, kan, karena saya kan ngeyel juga ya, beliau diem, nanti kita lihat katanya, dan berkali-kali dia (Jokowi) bener," kata Ahok.
Itu sebabnya, Ahok tak heran jika Jokowi akhirnya terpilih menjadi Presiden pada pemilu tahun 2014.
"Makanya dia (Jokowi) jadi presiden, saya cuma gubernur," kata Ahok.
Sebelum Jokowi menjadi presiden, dia menjabat gubernur Jakarta berpasangan dengan Ahok.
Komentar
Berita Terkait
-
PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan
-
PDIP Tegaskan Tutup Buku dengan Jokowi: Mau Pakai Jaket PSI, Itu Urusannya
-
Mantan Kapolri Era SBY dan Jokowi Jadi Komisaris Utama Bukalapak
-
Roman Politik di Balik Harlah Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?
-
Prabowo-Megawati Asyik Masyuk di Gedung Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan
-
1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak
-
Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG
-
Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?
-
Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026
-
BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi
-
Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar