Suara.com - Calon wakil gubernur Jakarta nomor urut satu Sylviana Murni mengeluarkan serangan tajam kepada lawan politik ketika menjawab pertanyaan mengenai bagaimana mengelola sampah di Jakarta yang sehari bisa mencapai 6.500 ton sampai tujuh ribu ton.
Awalnya, mengatakan dalam pengelolaan sampah sudah diatur dalam undang-undang tentang pengelolaan sampah.
Pasangan Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan persoalan sampah berawal dari rumah tangga kemudian dari pusat-pusat perbelanjaan.
Untuk mengatasinya, kata dia, pemerintah harus membangun Jakarta dengan pola partisipatif dan memberdayakan masyarakat.
"Di sini bukan hanya pemerintah, tapi kita harus melibatkan produsen sampah yaitu perusahaan yang produksi sampah," kata dia.
Sylvi kemudian menceritakan pengalamannya turun ke jalan bersamaan dengan Agus. Dia bilang di lapangan banyak menemukan sampah.
Dia ingin ribuan ton sampah yang dihasilkan warga Jakarta setiap hari dikurangi, antara lain lewat bank sampah sehingga begitu sampai di tempat pembuangan akhir jumlahnya berkurang dan tidak membebani daerah penyangga Ibu Kota.
"Di sinilah peran aktif. Kita akan terjun ke lapangan, tidak hanya duduk di Balai Kota, bukan cuma marah-marah," kata Sylviana.
Hingga berita ini diturunkan, acara debat masih berlangsung.
Baca Juga: Tina Akui Sulit Kendalikan Pendukung Para Kandidat dalam Debat
Tag
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Jalanan Venezuela Dipenuhi Warga Hanya Pakai Piyama Pasca-Gempa Bumi, Kenapa?
-
Kematian Peserta KDMP dan KNMP Bukti Pendekatan Militeristik Tak Cocok untuk Warga Sipil!
-
Rieke Kritik Kasasi 'Paket Kilat' Nikita Mirzani, Kejagung Malah Puji: Bagus, Ada Kepastian Hukum
-
Richard Lee Heran Jadi Terdakwa, Padahal Produk Dibeli dari Toko Lain
-
Tiyo Ardianto Sebut Pelaporan Dirinya Jadi Ajang Cari Muka ke Presiden Prabowo
-
John Lennon hingga Tulkuyem: Eks Ketua Ombudsman Gunakan Nama Samaran Demi Muluskan Suap Tambang!
-
Cerita Menegangkan Jurnalis Venezuela Terjebak di Lift saat Gempa Bumi, Tambah Kaget Lihat Medsos
-
Laporan Awal, 32 Orang Tewas karena Gempa Bumi Venezuela
-
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah Rp4,9 Miliar
-
Geger Suap BEM FH UBK, Tiyo Singgung Pernyataan Prabowo: Mungkin Beliau Tidak Hanya Tahu