Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono. (suara.com/Agung Shandy Lesmana)
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mempersilakan keluarga tersangka kasus dugaan pemufakatan makar Firza Husein mengajukan permohonan penangguhan penahanan.
"Hak mereka, silakan saja diajukan," kata Argo di Polda Metro Jaya, Rabu (1/2/2017).
Tetapi, apakah permohonan nanti dikabulkan atau tidak merupakan kewenangan penyidik.
"Ya tergantung dari penilaian (subyektif) penyidik," kata dia.
Saat ini, Firza Husein ditahan di Markas Korps Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.
Pengacara Firza, Dahlia Zein, menjelaskan alasan rencana mengajukan penangguhan penahanan karena harus Firza masih punya anak dan orangtuanya kini tengah dirawat di rumah sakit akibat penyakit kanker.
"Bu Firza masih punya anak yang harus diperhatikannya. Selanjutnya ummi (ibu)-nya Bu Firza baru selesai operasi kanker dan berada di Palu," kata Dahlia.
Firza, katanya, akan kooperatif untuk memenuhi panggilan polisi.
"Iya kami menjamin akan lebih kooperatif karena selama ini tidak ada koordinasi. Selama ini setiap Kapolda panggil dia selalu hadir," kata dia.
Firza dijemput paksa polisi dari rumahnya di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur, Selasa (31/1/2017) kemarin. Kemudian, Firza langsung ditahan di Mako Brimob karena selama ini dianggap tidak kooperatif.
"Hak mereka, silakan saja diajukan," kata Argo di Polda Metro Jaya, Rabu (1/2/2017).
Tetapi, apakah permohonan nanti dikabulkan atau tidak merupakan kewenangan penyidik.
"Ya tergantung dari penilaian (subyektif) penyidik," kata dia.
Saat ini, Firza Husein ditahan di Markas Korps Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.
Pengacara Firza, Dahlia Zein, menjelaskan alasan rencana mengajukan penangguhan penahanan karena harus Firza masih punya anak dan orangtuanya kini tengah dirawat di rumah sakit akibat penyakit kanker.
"Bu Firza masih punya anak yang harus diperhatikannya. Selanjutnya ummi (ibu)-nya Bu Firza baru selesai operasi kanker dan berada di Palu," kata Dahlia.
Firza, katanya, akan kooperatif untuk memenuhi panggilan polisi.
"Iya kami menjamin akan lebih kooperatif karena selama ini tidak ada koordinasi. Selama ini setiap Kapolda panggil dia selalu hadir," kata dia.
Firza dijemput paksa polisi dari rumahnya di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur, Selasa (31/1/2017) kemarin. Kemudian, Firza langsung ditahan di Mako Brimob karena selama ini dianggap tidak kooperatif.
Tag
Komentar
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno