Suara.com - Calon gubernur Jakarta Anies Baswedan mengunjungi kantor Dewan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (6/2/2017) sore. Dia mengatakan ingin meminta masukan untuk mencari solusi atas berbagai masalah di Jakarta.
"Saya datang ke sini agar mendapatkan masukan dan nasihat dari para bapak di sini," kata Anies usai diskusi dengan tokoh DPW Muhammadiyah Jakarta.
Ketua DPW Muhammadiyah DKI Jakarta Sun'an Miskan mengatakan Anies dan Sandiaga Uno merupakan orang yang dekat dengan Muhammadiyah. Mereka dinilai terlibat aktif dalam bidang pendidikan.
"Pak Anies dan pak Sandi orang dalam Muhammadiyah, khususnya masalah pendidikan," ujar Sun'an.
Menurut Sun'an Anies-Sandi memiliki visi kepemimpinan yang sama dengan Muhammadiyah.
"Visi kami tentu sama, yakni menjadikan Jakarta sebagai Ibu Kota yang penduduk dan pemimpinnya penuh sopan santun dan berakhlak plus berkemajuan," tutur Sun'an.
Su'nan tidak menyatakan mendukung pasangan nomor urut tiga karena tidak dibolehkan peraturan organisasi. Namun, dia mengatakan warga Jakarta sudah tahu bagaimana membedakan mana pemimpin yang pantas dipilih dan mana yang tidak.
"Para pemilih ini sudah cerdas dan pastinya mereka tahu mana pemimpin yang tepat menurut mereka," kata Sun'an.
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka
-
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!
-
Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor