Suara.com - Meski di balik jeruji, warga binaan perempuan yang berada di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II A Jakarta Timur dan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan kelas II A Jakarta Timur, kelurahan Pondok Bambu, tetap memantau tiga pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta di televisi.
Ketiga pasangan cagub-cawagub DKI Jakarta, yakni Agus Harimurti Yudhoyono dan dan Sylviana Murni, nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat dan nomor tiga Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.
"Iya, kita biasanya lihat di televisi dan melihat acara debat ketiga cagub-cawagub. Di acara debat jadi tahu siapa yang mau saya pilih," ujar Mawar, salah satu nama samaran warga binaan di TPS 95, Pondok Bambu, Jakarta Timur, Rabu (15/2/2017).
Tak hanya itu, para warga binaan juga mengaku mendapatkan informasi program serta visi misi ketiga pasangan calon gubernur dan calon wakil dari kerabatnya.
"Kalau pada jenguk biasanya kasih tahu kita program-program mereka, jadi kita tahu siapa cagub-cawagub yang akan dipilih," katanya.
Lebih lanjut, Mawar berharap Gubernur DKI Jakarta ke depan bisa menyelesaikan macet.
"Pengennya Jakarta nggak macet, tapi saya masih di sini masih ada 17 tahun lagi," celetuknya.
Hal yang sama juga dikatakan Melati, nama samaran salah satu warga binaan. Ia pun melontarkan candaan bahwa calon gubernur ke depan yang bisa menambahkan remisinya.
"Pengennya yang bisa kasih remisi saya," kata dia sambil tertawa.
Baca Juga: Antasari Sebut SBY, Ibas Gerah: Busuk! Sangat Terbaca Motifnya
Berdasarkan data, jumlah warga binaan yang terdaftar di TPS 95, Rumah Tahanan Kelas II A Jakarta Timur dan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan kelas II A Jakarta Timur, kelurahan Pondok Bambu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Mamah Dedeh Bocorkan Isi Pertemuan Prabowo dan Ulama: Bahas Perang Dunia hingga Krisis Bangsa
-
JK Ungkap Isi Pertemuan dengan Prabowo: Bahas Kondisi Negara hingga Ketegangan Global
-
Jusuf Kalla Ajak Seluruh Masjid Indonesia Baca Qunut Nazilah untuk Perdamaian Dunia
-
Suasana Hangat Bukber Istana: Prabowo Salami Ulama dan Cium Tangan Kiai Nurul Huda Djazuli
-
Pemprov DKI 'Guyur' Warga Ciganjur dengan Sembako Murah dan Kacamata Gratis
-
Prabowo Buka Bersama Ulama di Istana, Dapat Saran Keluar dari BoP
-
Resmi! Biaya Pemakaman di Jakarta Kini Nol Rupiah
-
Jimly Mau Bisik-bisik ke Prabowo, Minta Waktu Lapor Hasil Komisi Percepatan Reformasi Polri
-
Cegah Korban Jiwa Terulang, Pramono Anung Percepat Penertiban Kabel Semrawut di Jakarta
-
Dubes Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Terbuka, Terapkan Protokol Khusus Selama Situasi Perang