Suara.com - Presiden Joko Widodo batal mengendarai mobil mini untuk mengajak Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz Al Saud, keliling Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/3/2017). Pasalnya, cuaca tidak mendukung. Saat ini, Bogor diguyur hujan lebat sejak menjelang kedatangan sang raja.
Kendati demikian, Jokowi tetap mengajak Raja Salman berkeliling untuk melihat-lihat Istana yang dipenuhi banyak taman, dengan naik mobil Kepresidenan RI 1.
Salman dan Jokowi berada di dalam satu mobil yang sama.
Usai keliling Istana, Jokowi dan Raja Salman melakukan pertemuan bilateral untuk meningkatkan kerjasama. Setelah itu, dilakukan penandatanganan kerjasama.
Kehadiran Raja Arab diharapkan membawa angin segar buat perekonomian bangsa ini.
Arab Saudi setelah dipimpin oleh Raja Salman aktif membangun keseimbangan perekonomian, politik, kultur, dengan negara-negara lain, baik barat dan timur.
Kunjungan ke Indonesia merupakan bagian dari itu. Lawatan ke negeri ini merupakan rangkaian dari tur Raja Arab ke tujuh negara di Asia yaitu Malaysia, Indonesia, Brunei, Jepang, Cina, Maladewa, dan Jordania.
Sebelumnya dijadwalkan, Jokowi akan mengemudikan sendiri mobil golf dengan Raja Salman duduk di sebelahnya untuk berkeliling lingkungan Istana Bogor.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat