Suara.com - Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya ikut menjaga mal. Itu untuk menjaga kemungkinan mal itu dikunjungi rombongan dari Raja Arab Saudi Salman Bin Abdul Aziz Al-Saud. Penjagaan dilakukan sejak, Rabu (1/3/2/2017) lalu.
Hanya saja Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengklaim tak dapat konfirmasi kepergian para pangeran dan menteri itu.
"Kami nggak tahu. Kami belum ada informasi ke mal sejauh ini," kata dia.
"Kapolda menyampaikan belum tahu agenda. Kapolda menyampaikan mengamankan mal. Siapa tahu ada rombongan delegasi yang jalan jalan ke mal. Itu bukan rajanya," katanya.
Argo mengatakan memang ada beberapa delegasi dari Raja Salman yang mengunjungi mal Grand Indonesia, di Jakarta Pusat, semalam. Namun, kata dia, Raja Salman tidak ikut serta
"Di GI tadi semalam juga ada rombongan delegasi ke sana. King Salman nggak ada jalan jalan," katanya.
Argo menambahkan agenda sementara yang akan dilaksanakan Raja Salman hari ini yakni melakukan pertemuan dengam Wakil Presiden Jusuf Kalla dan tokoh-tokoh lintas agama di Hotel Raffles.
"Dia itu jadwal sementara ketemu pak JK (Jusuf Kalla) dan lintas agama di hotel semua," kata dia.
Setelah melakukan kunjungan kenegaraan di Jakarta selama tiga hari. Raja Salman bersama rombongan akan berlibur ke Bali dari 4 hingga 9 Maret.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka
-
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!