Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (2/3) [suara.com/Oke Atmaja]
Saat ini, Raja Abab Saudi, Salman bin Abdul Aziz Al Saud, sedang melakukan pertemuan dengan tokoh lintas agama di Hotel Raffles, Kuningan, Jakarta Selatan.
"Pertemuan ini yang menjadi host-nya Bapak Presiden Jokowi," kata Kepala Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat Kementerian Agama Mastuki.
Dia memaparkan tokoh agama yang diundang dari Islam, Katolik, Protestan, Buddha, Hindu, dan Konghucu. Pertemuan tersebut berlangsung secara tertutup.
"Perwakilan Islam ada dari MUI, Perguruan Tinggi Islam dan Ormas. Di antaranya Alwi Shihab, Dien Syamsuddin, Azyumardi Azra, Komaruddin Hidayat, Yudi Latif, Yenny Wahid (putri Gus Dur), dan lainnya. Dari Khatolik adalah pengurus KWI (Konferensi Wali Gereja Indonesia), PGI (Persekutuan Gereja Indonesia), PHDI (Parisada Hindu Dharma Indonesia) Hindu, Konghucu dan Walubi Buddha," kata dia.
"Pertemuan ini yang menjadi host-nya Bapak Presiden Jokowi," kata Kepala Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat Kementerian Agama Mastuki.
Dia memaparkan tokoh agama yang diundang dari Islam, Katolik, Protestan, Buddha, Hindu, dan Konghucu. Pertemuan tersebut berlangsung secara tertutup.
"Perwakilan Islam ada dari MUI, Perguruan Tinggi Islam dan Ormas. Di antaranya Alwi Shihab, Dien Syamsuddin, Azyumardi Azra, Komaruddin Hidayat, Yudi Latif, Yenny Wahid (putri Gus Dur), dan lainnya. Dari Khatolik adalah pengurus KWI (Konferensi Wali Gereja Indonesia), PGI (Persekutuan Gereja Indonesia), PHDI (Parisada Hindu Dharma Indonesia) Hindu, Konghucu dan Walubi Buddha," kata dia.
Sebelum pertemuan, Raja Salman salat Jumat di Hotel Raffles. Setelah itu diselingi dengan jamuan minum teh bersama Presiden Jokowi.
Usai acara tersebut, Kementerian Luar Negeri rencananya akan menyelenggarakan konferensi pers di kantor Kementerian Luar Negeri tentang apa saja yang dibicarakan dalam pertemuan Raja Arab, Presiden, dan tokoh lintas agama.
Konferensi pers diagendakan berlangsung mulai jam 15.00 WIB.
Komentar
Berita Terkait
-
Selamat Ginting Nilai Prabowo Masih Konsolidasi Hadapi Pengaruh Jokowi
-
Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
-
JK Ungkit Jasanya untuk Jokowi, Golkar Beri Respons Menohok!
-
Rismon Bantah Terima Uang Damai Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Tuduhan Tak Masuk Akal
-
Sambil Dekap Buku Jokowis White Paper, Rismon Mengaku Bisa Tidur Nyenyak usai SP3
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!