Suara.com - Puluhan penabuh gamelan untuk mengirigi tarian Pendet bersiap menyambut kedatangan rombongan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz Al Saud di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Sabtu (4/3/2017). Ada 30 orang yang bermain musik tradisional itu.
Kepala Dinas Kebudayaan, Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Dewa Putu Berata menjelaskan tarian Pendet tersebut akan ditarikan sebanyak 50 orang anak-anak.
"Khusus untuk menyambut Raja Arab Saudi kami akan menyuguhkan tarian pendet massal yang dilakukan anak-anak," kata dia.
Puluhan penari cilik itu berasal dari Sangar Gawitri, Renon, Denpasar.
"Kami menyiapkan tarian ini cuma sehari saja. Sebab kita tahu anak-anak ini sudah terbiasa menari," pungkasnya.
Raja Salman bin Abdul Aziz Al Saud akan tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai bersama 81 timnya pada pukul17.45 WITA. Humas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Arie Ahsan menjelaskan Raja Salman datang dengan 81 orang.
"Raja Arab Saudi datang bersama 81 orang. 81 orang ini yang satu pesawat dengan Raja Salman, beliau datang dari Brunai," terangnya.
Akan ada 6 pesawat yang akan datang membawa rombongan Raja Salman. Sebelumnya sudah ada 1 pesawat yang tiba di Bali sekira ukul 13.46 WITA yang isinya logistik Raja Salman.
"Dari enam pesawat tersebut hanya ada tiga pesawat yang akan parkir di Bali," ungkapnya.
Baca Juga: Mobil Bekas Raja Salman Jadi Objek Selfie
Selama di Bali, Raja Salman akan ke Kabupaten Badung, Kota Denpasar dan Gianyar.
Saat ini sudah ada 4 pangeran tiba di Hotel ST Regis. (Luh Wayanti)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?
-
Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur
-
Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah
-
Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global
-
Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026
-
Implementasi 'Menambang dengan Hati', NHM Sukses Fasilitasi Operasi Jantung Warga Doro di Jakarta
-
Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
-
Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat
-
Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia
-
Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap