Suara.com - Usai upacara pemakaman jenazah anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Hasyim Muzadi, secara kenegaraan, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengajak masyarakat untuk memaafkan kekhilafan Hasyim jika ada semasa hidupnya.
"Mari doakan almarhum, semoga kesalahan dimaafkan sehingga arwah diterima di sisi-Nya," kata Jusuf Kalla di pemakaman area Pondok Pesantren Al Hikam, Jalan H. Asmat, Kelurahan Kukusan, RT 6, RW 1, Kecamatan, Beji, Depok, Jawa Barat, Kamis (16/3/2017) sore.
Jusuf Kalla mengatakan upacara kenegaraan merupakan bagian dari penghormatan dan penghargaan negara atas jasa-jasa mantan ketua umum PBNU dua periode itu.
Jusuf Kalla mengatakan kepergian Hasyim menimbulkan duka yang mendalam.
"Saya selaku inspektur upacara dan pribadi mengucapkan duka yang sedalam-dalamnya," kata dia.
Jusuf Kalla berharap keluarga yang ditinggalkan almarhum ikhlas dan mendapatkan perlindungan dari Allah.
Jusuf Kalla memuji Hasyim sebagai tokoh agama yang mempersatukan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim
-
Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama