Suara.com - Calon gubernur Jakarta nomor urut tiga Anies Baswedan menerima perwakilan Forum Betawi Rempug Jakarta Timur di rumahnya, Jalan Lebakbulus Dalam 2, nomor 42, Kelurahan Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta, Senin (20/3/2017). Mereka menemui Anies untuk menyampaikan berbagai permasalahan yang terjadi ketika pencoblosan di pilkada Jakarta periode pertama.
"Jadi ini pertemuan warga banyak warga dari Tanah Abang, Jakarta Timur, mereka menceritakan problem-problem yang kemarin dialami pada saat tanggal 15 Februari dan memberikan masukan-masukan juga apa saja yang harus dikerjakan supaya nggak berulang," ujar Anies.
Dalam pertemuan tadi, Anies tetap meminta mereka bersemangat untuk ikut mengawasi pelaksanaan pilkada Jakarta putaran kedua.
"Jadi tadi ada banyak mendengar laporan itu dan kemudian juga saya sampaikan kepada semua terus jaga semangat untuk mengamankan dengan baik. Jangan ada hal-hal yang sifatnya merusak suasana atau kebersamaan, tapi juga kalau ada masalah, laporkan kepada pihak-pihak terkait," kata dia.
Anies berharap suasana pada pilkada putaran kedua berlangsung tenang dan lancar.
Anies juga berharap lembaga penyelenggara pemilu menyelesaikan semua masalah yang terjadi di pilkada putaran pertama.
Anies mengimbau semua pihak jangan memperkeruh suasana.
"Jadi meskipun kita menyaksikan banyak masalah, tapi kita selalu berusaha mengkomunikasikannya dengan baik, bukan sekedar berekspresi tapi kontak dengan pihak-pihak yang bisa nanti menindaklanjuti," katanya.
Pilkada Jakarta putaran kedua diikuti pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?
-
Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan
-
Tim RIDO Laporkan KPU ke DKPP dan Minta Pemungutan Suara Ulang, Anies: No Comment!
-
Pilkada DKI: El Rumi Pilih Dharma-Kun, Soroti Masalah Kabel Listrik
-
Cak Lontong 'Ronda' Amankan Suara Pramono-Rano di Masa Tenang Pilkada
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK