Suara.com - Satu unit mobil Toyota Camry terbakar di Jembatan Suramadu, Provinsi Jawa Timur, Selasa (21/3/2017) sore sekitar pukul 17.30 WIB. Peristiwa itu sempat menjadi perhatian para pengendara yang melintas di jembatan tersebut.
"Lokasi kebakaran di kilometer 1.800 dan saat ini mobil sudah dievakuasi petugas," kata Kepala Gerbang Tol Jembatan Suramadu Mujiono kepada Antara melalui telepon, Selasa malam.
Mobil yang terbakar itu melaju dari arah Surabaya menuju Bangkalan, Madura. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Sopir dan penumpang mobil selamat.
Saat kejadian, banyak kendaraan yang berhenti di sekitar lokasi kejadian untuk melihat dari jarak dekat, namun segera ditertibkan petugas.
Mujiono mengakui belum mengetahui penyebab mobil sedan berwarna hitam itu terbakar.
"Kemungkinan terjadi korsleting. Penyebab pastinya kami belum tahu. Tapi yang jelas, petugas kami sigap dan segera mengevakuasi mobil itu," kata Mujiono.
Mobil Toyota Camry yang terbakar di atas Jembatan Suramadu bernomor polisi B 74 SHT itu dikemudikan oleh Luktomi, asal Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.
Menurut catatan Antara, kasus kebakaran mobil di lokasi yang sama merupakan kali kedua dalam kurun waktu tujuh tahun terakhir ini.
Baca Juga: Peternakan Terbakar, 20 Ribu Anak Ayam Tewas Mengenaskan
Kasus serupa juga terjadi pada pada 3 November 2010. Kala itu, sebuah mobil jenis sedan warna hitam bernomor polisi M 376 G juga terbakar di Jembatan Suramadu, persis di posisi mobil sedan Camry yang terbakar kekinian.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?