Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan prakiraan kondisi gelombang laut tinggi dan angin kencang dapat terjadi di perairan wilayah Lampung pada Senin (3/4/2017) hingga malam.
Menurut BMKG, seperti disampaikan prakiraan Stasiun Meteorologi Maritim Lampung, di Panjang, Bandarlampung, peringatan tinggi gelombang dapat mencapai lebih dari 2,0 meter diperkirakan terjadi di wilayah perairan Pelabuhan Krui, Kabupaten Pesisir Barat.
Sedangkan kecepatan angin dapat mencapai lebih dari 22 knot di wilayah perairan Pelabuhan Bakauheni (Lampung Selatan), Pelabuhan Merak (Banten), dan perairan di Labuhan Maringgai (Lampung Timur).
Prakiraan cuaca pelabuhan laut Lampung ini berlaku pukul 07.00-19.00 WIB, menyebutkan di Kota Agung (Kabupaten Tanggamus) cuaca berpotensi berawan, angin bergerak dari barat sampai barat laut dengan kecepatan 3-12 knot, tinggi gelombang 0,2-0,75 meter, visibility 9 km.
Cuaca di Pelabuhan Krui berawan, angin bergerak dari arah barat daya sampai barat laut dengan kecepatan 3-12 knot, tinggi gelombang 0,6-2,0 meter, visibility 9 km.
Pelabuhan Bakauheni, kondisi cuaca berpotensi berawan tebal, angin bergerak dari arah selatan sampai barat daya dengan kecepatan 4-22 knot, tinggi gelombang 0,25-1,0 meter, visibility 9 km.
Pada Pelabuhan Merak (Banten) kondisi cuaca berpotensi berawan tebal, angin bergerak dari arah selatan sampai barat daya dengan kecepatan 4-22 knot, tinggi gelombang 0,25-1,10 meter, visibility 9 km.
Kondisi cuaca di perairan Labuhan Maringgai berpotensi berawan, angin bergerak dari arah selatan sampai barat daya dengan kecepatan 4-22 knot, tinggi gelombang 0,20-1,0 meter, visibility 9 km.
Cuaca di Pelabuhan Teladas, Tulangbawang berpotensi hujan ringan, angin bergerak dari arah selatan sampai barat daya dengan kecepatan 3-18 knot, tinggi gelombang 0,25-0,75 meter, visibility 9 km.
Baca Juga: Anies Di-Bully #Aniestakutdebat, Acara Rosi Jadi Panggungnya Ahok
Kondisi cuaca di perairan Pelabuhan Lempasing berpotensi terjadi berawan, angin bergerak dari arah selatan sampai barat daya dengan kecepatan 3-12 knot, tinggi gelombang 0,20-0,60 meter, visibility 9 km. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?