Suara.com - Seorang mahasiswa Perbanas, Kuningan, Jakarta Selatan, yakni berinisial FBM, tewas akibat diduga melompat atau terjatuh dari gedung di kampus tersebut, Rabu (5/4/2017) malam sekitar pukul 22.00 WIB.
Sejumlah warga dan mahasiswa yang berada di sekitar kampus di Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, mengatakan korban tewas jatuh dari lantai atas gedung. Namun demikian mereka tidak mengetahui secara persis kejadiannya.
"Saya hanya mendengar suara jatuh, tapi tidak melihat langsung kejadiannya," kata salah satu mahasiswa yang enggan disebut namanya, Kamis dini hari.
Warga sekitar juga menyatakan tidak mengetahui persis kejadian tersebut, namun mendengar suara jatuhnya tubuh korban.
Menurut dia, berdasarkan informasi diduga terjatuh dari lantai tujuh. Namun demikian hal itu belum dapat dipastikan.
Sementara Satuan Pengamanan (Satpam) penjaga juga menolak berkomentar. Satpam juga tidak mengizinkan awak media masuk.
Jenazah korban kemudian di bawa ke Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo. Jenazah tiba sekitar pukul 23.00 WIB.
Sementara itu, di Rumah Duka Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo, selain keluarga juga tampak teman-teman korban.
Salah satu teman SMA mengatakan, dirinya mengenal dengan baik korban. "Korban orang baik, saya ketemu Februari lalu di tempat 'rentalan' saya," katanya saat di rumah duka RSCM.
Hingga pukul 02.30 WIB dini hari, rumah duka RSCM masih ramai oleh para handai taulan yang melayat korban. [Antara]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?