Suara.com - Mantan pemain tim nasional negara Panama Amilcar Henriquez, mati ditembak, Sabtu (15/4/2017) waktu setempat. Seperti dilansir media lokal, pelaku menghujani Henriquez dan sahabatnya dari mobil di kota Colon.
Henriquez sempat dilarikan ke rumah sakit. Sayang, nyawa lelaki berumur 33 tahun tersebut tak tertolong akibat luka tembak yang cukup parah.
"Kami mengutuk pelaku pembunuhan terhadap Amicar Henriquez," kata Presiden Panama Juan Carlos Varella lewat akun Twitter-nya.
Sementara itu, Federasi sepaka Bola Panama ikut menyampaikan belasungkawanya lewat situs resmi mereka.
"Tuhan memberkati arwahmu Mickey," tulisnya.
Henriquez terakhir bermain di Liga Arab di Colon. Laga terakhirnya saat timnya bentrok dengan Chorillo di Liga Panama. Dia tercatat pernah bermain tim sepak bola Medelin (2012-2014), America de Cali (2015-2016), Real Cartagena (2015), Atletico Hila (2009-2012), dan Costa Roca Santa Crucena (2008).
Peristiwa penembakan terhadap pesepak bola di bukan kali pertama terjadi di Panama. Pada 2011, Eric Luna, penjaga gawang Plaza Amador, ditembak mati di rumahnya. Di tahun yang sama, Abdul Chiari juga mati ditembak saat menuju tempat latihan. Javier De La rosa dari tim sepak bola Chorillo Football Club tewas didor di luar stadion satu menit sebelum timnya berlaga.
Sebelumnya, penjaga gawang Oscar McFarlane dan striker Jose Luis Garces ditahan atas tuduhan kriminal. (AFP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat