Ilustrasi pembunuhan menggunakan celurit atau carok. [shutterstock]
Pasca menjalani operasi pengangkatan celurit dari kepala di Rumah Sakit Polri Kramatjati, kondisi John Albert Daniel Tengker (16) berangsur-angsur membaik. Albert dibacok pakai celurit ketika terlibat tawuran antara pemuda dari Budi Asih dan warga Batalyon Siliwangi di Jalan Raya Dewi Sartika, Kramatjati, Jakarta Timur.
"(Kondisi Albert) sudah membaik," kata Kapolsek Kramatjati Komisaris Supoyo kepada Suara.com, Rabu (26/4/2017).
Meski sudah sadar, Albert belum diperbolehkan berkomunikasi dengan banyak orang.
"Tapi belum (bisa komunikasi). Memang belum diperbolehkan diajak bicara oleh dokter," kata dia.
Mengenai apa saja pengaruh luka tersebut ke Albert, Supoyo belum tahu banyak.
"Kami belum mendapatkan keterangan dokter dari hasil operasi. Dokter hanya memberitahukan kepada pihak keluarga," kata dia.
Tawuran berdarah terjadi pada Senin (24/4/2017). Tawuran ini diduga terjadi gara-gara suara petasan.
Polisi telah menangkap pemuda berinisial F (18) dan EK yang diduga terlibat pembacokan Albert.
Keduanya ditangkap ketika bersembunyi di Jatinegara, Selasa (25/4/2017).
"(Kondisi Albert) sudah membaik," kata Kapolsek Kramatjati Komisaris Supoyo kepada Suara.com, Rabu (26/4/2017).
Meski sudah sadar, Albert belum diperbolehkan berkomunikasi dengan banyak orang.
"Tapi belum (bisa komunikasi). Memang belum diperbolehkan diajak bicara oleh dokter," kata dia.
Mengenai apa saja pengaruh luka tersebut ke Albert, Supoyo belum tahu banyak.
"Kami belum mendapatkan keterangan dokter dari hasil operasi. Dokter hanya memberitahukan kepada pihak keluarga," kata dia.
Tawuran berdarah terjadi pada Senin (24/4/2017). Tawuran ini diduga terjadi gara-gara suara petasan.
Polisi telah menangkap pemuda berinisial F (18) dan EK yang diduga terlibat pembacokan Albert.
Keduanya ditangkap ketika bersembunyi di Jatinegara, Selasa (25/4/2017).
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Ratusan Ribu Pil 'Setan' Disita di Jakbar, Polisi: Pemicu Tawuran dan Kenakalan Remaja
-
Polisi Tangkap 10 Remaja Pelaku Tawuran Maut di Jakarta Barat, Korban Tewas Bacok
-
Tawuran Pelajar dan Kegagalan Kota Membaca Generasi Muda: Bagaimana Memutus Akarnya?
-
Tawuran Subuh di Bekasi Tewaskan Mahasiswa, Dua Pembacok Dibekuk Polisi
-
Sentil Pemprov DKI Soal Tawuran, Komisi E DPRD Usul Sanksi Pidana bagi Orang Tua Pelaku
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Kemensos Perkuat Sejumlah Program Mitigasi dan Penanganan Bencana pada Tahun Anggaran 2026
-
Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban