Suara.com - Ketua Dewan Perwakilan Daerah Oesman Sapta Odang mengutuk keras aksi teror bom bunuh diri yang terjadi pada Rabu (24/7/2017) malam di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur.
Oesman juga mengucapkan duka cita yang mendalam atas jatuhnya korban jiwa, baik anggota masyarakat maupun aparat keamanan yang sedang bertugas.
Senator asal Kalimantan Barat meminta aparat keamanan, Polri dan TNI, bertindak cepat mengusut tuntas pelaku teror sekaligus mengungkap dalang tindakan keji di luar batas kemanusiaan ini.
Selanjutnya, Oesman mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk bersikap tenang dan tidak terpancing oleh berita yang simpang siur dan tetap mempercayakan semuanya kepada pemerintah dan aparat keamanan untuk mengusut tuntas kasus teror.
Oesman yakin Presiden Joko Widodo beserta jajaran bisa menyelesaikan masalah ini dengan cepat.
Oesman mendukung penuh langkah-langkah cepat yang akan diambil oleh Presiden.
Oesman juga menyerukan kepada seluruh anggota DPD yang sedang menjalankan masa reses di dapil masing-masing untuk selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah, forkompimda, dan masyarakat guna turut serta menjaga kamtibmas dan menciptakan ketenangan di tengah masyarakat, serta mencegah berulangnya teror serupa.
Presiden Jokowi menyampaikan rasa duka cita kepada para korban bom Kampung Melayu.
"Saya menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada para korban dan keluarganya, baik yang masih di rumah sakit maupun yang meninggal terutama aparat kepolisian yang gugur dalam menjalankan tugas," kata Presiden.
Dia sudah memerintahkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mencari pelaku pengebomban tersebut.
"Saya sudah perintahkan Kapolri untuk mengusut tuntas jaringan-jaringan pelaku yang melakukan," kata Presiden.
Tag
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi
-
Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?
-
Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600
-
Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan
-
Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis
-
Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah
-
Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah
-
PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak
-
AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?
-
Ada 100 Ton Sampah Menumpuk di TPST Sempadan Sungai Cisadane