Suara.com - Pemutusan hubungan diplomatik dengan Qatar oleh negara-negara di Timur Tengah turut dikomentari Iran. Wakil kepala staf Presiden Iran Hassan Rouhani, Hamid Aboutalebi menyebut krisis diplomatik negara-negara tersebut didalangi Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
"Apa yang terjadi adalah hasil awal dari tarian pedang," kata Aboutalebi melalui akun Twitter-nya dilansir dari laman Independent, Selasa (6/6/2017).
Tarian pedang merujuk pada pertemuan Trump dengan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. Saat berkunjung ke Arab Saudi bulan lalu, Trump memang disambut upacara tarian pedang tradisional Arab Saudi.
Arab Saudi, UEA, Yaman, Libya, Bahrain, Mesir, dan Maladewa memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar pada Senin. Mereka menuduh Qatar mendukung terorisme.
Kantor berita resmi Saudi, SPA, memberitakan kerajaan itu tak hanya memutus hubungan diplomatik, tapi juga menutup seluruh wilayah dari eks sekutunya tersebut.
Kementerian Luar Negeri Mesir mengungkapkan hal serupa. Dalam pernyataan resmi yang dikutip AFP, Kemenlu Mesir menyebut Qatar sebagai sponsor aksi terorisme.
"Mesir juga menutup seluruh dermaga dan bandara untuk kapal-kapal dan pesawat Qatar."
Sedangkan Bahrain beralasan memutus hubungan dengan Qatar, karena negara itu secara tak langsung memengaruhi destabilisasi dalam negeri kerajaan kecil tersebut.
Baca Juga: Komandan Brimob Akui Anaknya Jadi TSK Tewasnya Taruna Akpol
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!
-
Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal