Suara.com - Senegal menahan tujuh kapal pukat Cina karena mencari ikan secara ilegal di perairannya. Kapal-kapal Cina itu dicegat oleh sebuah kapal patroli Senegal di lepas pantai kawasan Casamance pada Jumat lalu.
"Kapal-kapal pukat itu ditangkap karena melakukan pelanggaran dengan mencari ikan tanpa izin di perairan Senegal," kata Kapten Karim Mara, kepala misi patroli, kepada Reuters dikutip dari Antara.
Lanjut Mara, para nelayan Cina dan juga pekerja dari Guinea- Bissau serta Guinea berada di kapal itu.
Afrika Barat memiliki sediaan ikan yang paling kaya di dunia, tetapi berkurang dengan cepat karena penangkapan oleh kapal-kapal pukat.
Sebuah kajian di jurnal Frontiers dalam Sains Kelautan memperkirakan kerugian Afrika Barat per tahun akibat pencurian ikan dan tak terregulasi mencapai 2,3 miliar dolar AS.
Bulan lalu kelompok lingkungan hidup Greenpeace mengatakan negara-negara Afrika Barat telah menahan delapan kapal China karena pencurian ikan dan para pemilik kapal dapat dikenai denda jutaan dolar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno