Suara.com - Pebalap Formula 1 (F1) asal Inggris, Lewis Hamilton, memastikan meraih poin maksimal dengan menjuarai GP Kanada, Minggu (11/6/2017) waktu setempat. Ini merupakan kemenangan ketiga tahun ini bagi Hamilton, setelah GP Cina dan Spanyol.
Meski demikian, pebalap tim Mercedes itu masih belum mampu menggeser andalan tim Ferrari, Sebastian Vettel, dari puncak klasemen sementara. Vettel yang tahun ini juga sudah tiga kali menang, kali ini tetap mampu meraih poin dengan menduduki posisi finish ke-4.
Dengan hasil ini, Vettel berhak atas 12 poin, yang membuatnya saat ini tetap teratas dengan raihan 141 poin. Sementara Hamilton, dengan tambahan 25 poin dari balapan di Sirkuit Gilles-Villeneuve di Montreal, itu kini mengumpulkan 129 poin.
Yang menarik, Vettel sukses meraih poin pentingnya di balapan ini lewat perjuangan berat. Sempat berada pada posisi belakang, yakni di urutan ke-18 di bagian-bagian awal balapan, Vettel terus merangsek ke depan dengan seluruh kemampuannya, naik satu demi satu hingga akhirnya mampu finish ke-4.
Sementara itu Hamilton justru sudah memimpin sejak awal balapan. Yang lebih memuaskan bagi Mercedes, tentu saja, adalah fakta bahwa mereka mampu menguasai posisi 1-2, dengan Valtteri Bottas sukses mendampingi Hamilton di podium berkat finish posisi kedua.
Adapun peraih posisi ketiga adalah pebalap Red Bull, Daniel Ricciardo. Sedangkan posisi ke-5 dan 6 secara cukup menakjubkan diisi dua pebalap tim Force India, Sergio Perez dan Esteban Ocon, sementara rekan Vettel di Ferrari, Kimi Raikkonen, meraih posisi ke-7.
Lima pebalap harus gagal finish di balapan kali ini, di mana dua di antaranya yakni Felipe Massa dan Carlos Sainz harus mengalaminya di lap awal akibat insiden tabrakan. Max Verstappen juga harus gagal tak lama kemudian, sementara Daniil Kvyat harus keluar di lap ke-55, lalu Fernando Alonso menyusul menepi di lap ke-68.
Berikut hasil (10 besar) balapan F1 GP Kanada:
1. 44-Lewis Hamilton (Mercedes) 1 jam 33 menit 05,154 detik
2. 77-Valtteri Bottas (Mercedes) +19,783 detik
3. 3-Daniel Ricciardo (Red Bull) +35,297 detik
4. 5-Sebastian Vettel (Ferrari) +35,907 detik
5. 11-Sergio Perez (Force India) +40,476 detik
6. 31-Esteban Ocon (Force India) +40,716 detik
7. 7-Kimi Raikkonen (Ferrari) +58,632 detik
8. 27-Nico Hulkenberg (Renault) +60,374 detik
9. 18-Lance Stroll (Williams) +1 lap
10. 8-Romain Grosjean (Haas) +1 lap
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan