Suara.com - Tenaga kerja wanita asal Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Kaeriyah (46), hilang kontak dengan keluarga selama 11 tahun, sejak bekerja di Arab Saudi.
"Terhitung sejak akhir Desember 2006 hingga saat ini Kaeriyah bekerja pada majikannya kurang lebih sudah 11 tahun dan baru satu kali berkomunikasi dengan keluarga," kata adik kandung Kaeriyah, Liyatun (31) ketika menyampaikan pengaduan ke SBMI Indramayu, dikutip dari Antara, Rabu (14/6/2017).
Kaeriyah beralamatkan di Blok Widara, RR 6, RW 2, Desa Tegalmulya, Kecamatan Kerangkeng, Kabupaten Indramayu.
Menurut Liyatun, Kaeriyah direkrut PT. Alhijaz Indojaya, Cawang, Jakarta Timur, dan agen bernama Al-Arfag beralamatkan Lic, nomor 408 Dammam, Arab Saudi, pada Desember 2006.
"Kakak saya bekerja pada majikan yang bernama Mubarok Yusuf Al Rojin, No. ID. 100405893 beralamatkan di Dammam Arab Saudi," tuturnya.
"Kakak saya juga pernah mengeluh atas perlakuan majikannya yang kurang baik, seperti tidak dibolehkan memiliki HP, menahan kepulangannya dan majikan susah untuk memberikan gaji," Liyatun menambahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA
-
GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA