Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono mengatakan bahwa seorang pelaku penembak mahasiswi fakultas kedokteran Universitas Trisakti, Italia Chandra Kirana Putri (23) untuk segera menyerahkan diri kepada kepolisian.
Sebab, identitas serta sketsa wajah yang bersangkutan sudah diketahui oleh polisi.
"Jadi kita sampaikan di sini untuk pelaku di Karawaci (agar) menyerahkan diri karena kita tahu identitasnya," kata Argo di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (17/6/2017).
Lebih lanjut, kata Argo, polisi sebelumnya sudah memasukan sang pelaku ke dalam daftar pencarian orang. Polda Metro Jaya, dalam mengusut kejadian tragis tersebut, berperan membantu Kepolisian Resor Tanggerang.
"Polres Tangerang dibackup PMJ (Polda Metro Jaya). Hasilnya terus mengerucut kepada hal di mana lokasi yang bersangkutan. Kita sudah menemukan identitasnya, sehingga menyerahkan diri," kata Argo.
Karena pelaku kasus penembakan terhadap mahasiswa koas tersebut ada dua orang, polisi pun menyebarkan sketsa wajah pelaku ke sejumlah polda.
"Sketsa sudah dilakukan menyebar dan kita kirimkan ke seluruh polda agar bisa diketahui dan diinformasikan bila masyarakat melihat," katanya.
Diketahui, Italia ditembak kedua pelaku yang mencoba mencuri motornya pada Senin (12/6/2017) siang di rumahnya di kawasan Karawaci, Kota Tangerang. Koas dokter gigi itu ditembak karena melawan pelaku dengan sapu lidi.
Baca Juga: Lihat Tersangka Pembunuh Dokter Italia, Cepat Lapor Polisi
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban
-
Nyawa Melayang karena Rp10 Ribu, Cak Imin Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Jadi 'Cambuk'