Suara.com - Seorang pemudik ke Prabumulih Utara Sumsel meninggal dunia di Pelabuhan Bakauheni Lampung, Jumat (23/6/2017) sore, sekitar pukul 17.40 WIB. Jenazah langsung dibawa ke pos pelayanan kesehatan Pelabuhan Bakauheni.
Menantu almarhun, Fifi mengatakan mertuanya, Muhadi (70) menderita sesak menjelang kapal feri mendarat di Pelabuhan Bakauheni. Sehingga proses sandar kapal dipercepat agar pertolongan bisa segera diberikan.
"Menjelang kapal bersandar, sudah sesak dan langsung diberikan pertolongan oleh petugas kesehatan kapal. Begitu mendarat, langsung dilarikan ke pos kesehatan," katanya.
Muhadi dibawa dari Sumsel ke Jakarta untuk berobat. Kondisinya sudah membaik meski menderita dimensia.
"Mertua saya kondisinya sudah baik sewaktu kami berangkat dari Depok, meski ia tetap makan obat,"katanya.
Dia menyebutkan mereka sebenarnya tidak punya rencana untuk mudik ke Sumsel tahun ini. Namun, almarhum meminta agar mereka pulang ke Prabumulih.
"Kami mudik dalam rombongan empat mobil, yang diangkut dengan dua kapal terpisah," katanya.
Ia menyebutkan pihaknya sudah pasrah atas meninggalnya mertuanya itu. Sementara itu, evakuasi jenazah almarhum rencananya akan dilaksanakan dari Bakauheni ke Sumsel menggunakan jalan darat. (Antara)
Baca Juga: Semua Polda Diperintahkan Habis-habisan Jamin Keamanan Mudik
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD
-
Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit
-
Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja
-
Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO
-
Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan
-
Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?
-
3 Rekomendasi Face Oil Ampuh Pudarkan Flek Hitam, Ada yang Cuma Rp20 Ribuan
-
Dari Nasi Goreng Kecombrang Hingga Americano Peach, Kuliner Berkelas Hadir di Beanfinity
-
Ekonom CORE Apresiasi Pemerintah Berkomitmen Jaga Defisit di bawah 3 Persen