Tersangka pembunuh dokter Italia Chandra Kirana Putri [suara.com/Agung Sandy Lesmana]
Sebelum menyerahkan diri, Sudirman bersembunyi di ladang di Lampung Timur. Sudirman merupakan rekan Saiful -- eksekutor penembakan mati dokter muda Italia Chandra Kirana Putri (23) yang sudah lebih dulu tewas.
"Pelaku ditangkap di Lampung Timur. Jadi dia itu selama ini sembunyi. Sembunyi di ladang," kata Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Didik Sugiarto, Selasa (11/7/2017).
Proses pencarian Sudirman memakan waktu berhari-hari. Polisi menggerebek rumahnya pada Senin (10/7/2017) dini hari, namun dia sudah pergi ke tempat lain.
Polisi meminta Sudirman untuk menyerahkan diri agar tak bernasib seperti Saiful yang ditembak mati karena melawan petugas.
Rupanya, dia ketakutan dengan pernyataan polisi tersebut dan sekitar pukul 17.00 WIB, Sudirman didampingi keluarga menyerahkan diri ke rumah kepala desa, Minggu (9/7/2017).
"Dini hari kami grebek ke rumahnya, namun rumahnya kosong. Kami imbau lagi ke pihak keluarganya untuk melapor, kemudian jam 17.00 sore itu keluarganya kalau pelaku sudah di rumah pak kades untuk menyerahkan diri," kata Didik.
Didik mengungkapkan ketika bertemu kepala desa, bandit tersebut dinasihati agar cepat ke kantor polisi untuk menyerah.
"Akhirnya diimbau sama kepala lingkungannya untuk diserahkan. Akhirnya dianter ya dia," kata Didik.
Dalam kasus percobaan pencurian yang berakhir dengan pembunuhan Italia, Sudirman berperan sebagai joki.
"Pelaku ditangkap di Lampung Timur. Jadi dia itu selama ini sembunyi. Sembunyi di ladang," kata Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Didik Sugiarto, Selasa (11/7/2017).
Proses pencarian Sudirman memakan waktu berhari-hari. Polisi menggerebek rumahnya pada Senin (10/7/2017) dini hari, namun dia sudah pergi ke tempat lain.
Polisi meminta Sudirman untuk menyerahkan diri agar tak bernasib seperti Saiful yang ditembak mati karena melawan petugas.
Rupanya, dia ketakutan dengan pernyataan polisi tersebut dan sekitar pukul 17.00 WIB, Sudirman didampingi keluarga menyerahkan diri ke rumah kepala desa, Minggu (9/7/2017).
"Dini hari kami grebek ke rumahnya, namun rumahnya kosong. Kami imbau lagi ke pihak keluarganya untuk melapor, kemudian jam 17.00 sore itu keluarganya kalau pelaku sudah di rumah pak kades untuk menyerahkan diri," kata Didik.
Didik mengungkapkan ketika bertemu kepala desa, bandit tersebut dinasihati agar cepat ke kantor polisi untuk menyerah.
"Akhirnya diimbau sama kepala lingkungannya untuk diserahkan. Akhirnya dianter ya dia," kata Didik.
Dalam kasus percobaan pencurian yang berakhir dengan pembunuhan Italia, Sudirman berperan sebagai joki.
Tag
Komentar
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
Terkini
-
Geger! Trader Misterius Raup Jutaan Dolar dalam 15 Menit Sebelum Klaim Damai Trump
-
Tak Sekeder Bicara, PM Spanyol Embargo Senjata dan Bongkar Niat Jahat Israel ke Lebanon
-
Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa
-
Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR
-
Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera
-
Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum