Suara.com - Anggota Dewan Pakar Partai Nasional Demokrat Taufiqulhadi menyarankan kepada partai yang membandel dalam mendukung pemerintah sebaiknya mengundurkan diri.
Taufiqulhadi mengingatkan komitmen partai bergabung dalam koalisi yaitu untuk menyukseskan kebijakan-kebijakan pemerintahan.
"Ketika ada anggota koalisi yang mengabaikan komitmen koalisi, dia hanya meminta haknya saja tapi ketika dia diminta kewajiban dia menolak. Hanya untuk mendapatkan haknya saja, tapi tidak mau kewajibannya, lebih baik mengundurkan diri," kata Taufiqulhadi di DPR, Jakarta, Jumat (14/7/2017).
Pernyataan Taufiqulhadi terkait dengan wacana reshuflle yang belakangan ini menguat.
Partai Nasdem menegaskan akan tetap memegang komitmen pembentukan koalisi.
"Kami dari Nasdem adalah ingin mensukseskan pemerintahan sekarang agar pemerintahan ini menjadi baik dan bisa berlanjut kembali. Ketika pemerintah ada rencana, kita mendukung," kata dia.
Beberapa waktu yang lalu, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyoroti sikap PAN -- bagian dari koalisi pendukung pemerintah -- yang dinilainya tidak satu suara dalam menanggapi Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan. Fraksi PAN memilih sikap menolah perppu.
Berita Terkait
-
Bakal Ada Reshuffle Kabinet Agustus 2026? Mensesneg Beri Bocoran soal Pengisian Kursi Kosong
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Teka-teki Reshuffle Kabinet, AHY Akui Demokrat Belum 'Disenggol' Prabowo
-
Ditanya Isu Reshuffle, Bahlil: Jangan Berspekulasi Melampaui Batas Kewenangan!
-
'Ampun Bos', Menteri PU Dody Hanggodo Tertawa Dengar Kabar Mau Dicopot
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Febrie Adriansyah Belum Dipecat, Hanya Diberhentikan Sementara Jaksa Agung
-
Sekolah Rakyat Lampung Siapkan Siswa Siap Kerja dan Kuliah
-
Tren Co-Working Kian Berkembang, merch Padukan Produktivitas, Komunitas, dan Wellness
-
Kemenhut Tangkap 3 Pelaku Pembalakan Liar di SM Kerumutan Riau
-
Ancaman Baru Sriwijaya FC, Registration Ban FIFA Bisa Ganggu Kebangkitan Laskar Wong Kito
-
Di Balik Kemudahan AI: Ancaman Krisis Listrik, Air Bersih, dan E-Waste Data Center di Indonesia
-
Gagal di Pasaran, Sony Pictures Kapok Bikin Film Spin-off Spider-Man?
-
El Clasico Milik Maung Bandung! Jalan Pandu Raya Bogor Mendadak Membiru Usai Persib Libas Persija
-
Pengamat: Penguntitan dan Penggeledahan Aset Eks Jampidsus Cerminkan Celah Kontra-Intelijen Kejagung
-
Cak Imin Soroti Sanitasi Pesantren: Ribuan Santri Cuma Punya Puluhan MCK