Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono [suara.com/Welly Hidayat]
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono untuk membuktikan dugaan keterlibatan Axel Matthew dalam kasus narkoba tetap mengacu pada hasil pemeriksaan yang dilakukan kepolisian agar obyektif. Hal ini menanggapi pemeriksaan urine yang dilakukan Axel di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, yang menunjukkan dia tak terbukti mengonsumsi narkoba.
"Nanti kalau ada orang pemeriksaan, lalu dia mau memeriksa sendiri bagaimana, semua tetap dari Kepolisian," kata Argo di Polda Metro Jaya, Selasa (18/7/2017).
Argo mengatakan pemeriksaan urine Axel sedang dipersiapkan. Sampai hari ini, Axel belum dinyatakan positif pengguna narkoba.
"Nanti kami tes urine ya," kata dia.
Kasus yang menjerat Axel merupakan pengembangan kasus ekstasi jenis happy five sebanyak 1.118 butir.
"Tadi saya bilang apa, pemufakatan ya. UU Psikotropika Pasal 71," kata dia.
Sebelumnya, ayah Axel, Jeremy Thomas, menyebutkan hasil tes urine Axel negatif narkoba.
"Hasil tes urine di RSPI negatif," ucap Jeremy saat dihubungi via WhatsApp, Selasa (18/7/2017).
Hasil tes urine tersebut bukan untuk diserahkan ke polisi, melainkan untuk keluarga saja.
"Informasi buat fam (family) kami. Kami hanya mau memastikan akurasi versi kami," katanya.
"Nanti kalau ada orang pemeriksaan, lalu dia mau memeriksa sendiri bagaimana, semua tetap dari Kepolisian," kata Argo di Polda Metro Jaya, Selasa (18/7/2017).
Argo mengatakan pemeriksaan urine Axel sedang dipersiapkan. Sampai hari ini, Axel belum dinyatakan positif pengguna narkoba.
"Nanti kami tes urine ya," kata dia.
Kasus yang menjerat Axel merupakan pengembangan kasus ekstasi jenis happy five sebanyak 1.118 butir.
"Tadi saya bilang apa, pemufakatan ya. UU Psikotropika Pasal 71," kata dia.
Sebelumnya, ayah Axel, Jeremy Thomas, menyebutkan hasil tes urine Axel negatif narkoba.
"Hasil tes urine di RSPI negatif," ucap Jeremy saat dihubungi via WhatsApp, Selasa (18/7/2017).
Hasil tes urine tersebut bukan untuk diserahkan ke polisi, melainkan untuk keluarga saja.
"Informasi buat fam (family) kami. Kami hanya mau memastikan akurasi versi kami," katanya.
Komentar
Berita Terkait
-
Deretan Anak Artis Korban Pengeroyokan, Terbaru Anak Sunan Kalijaga
-
Trauma Dibully karena Kualitas Aktingnya Jelek, Fuji Kapok Main Film Lagi
-
Jadi Kupu-Kupu Malam, Valerie Thomas Tampil Seksi di Serial Bisik Hati Lara
-
8 Fakta Menarik Axel Matthew Thomas, Sudah Tidak Makan Mie Instan demi Hidup Sehat
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo
-
Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli
-
Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita
-
Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500
-
Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri
-
Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi
-
100 Ribu Anak Lebanon Terancam Gagal Sekolah akibat Kerusakan Bangunan Pascakonflik
-
Bandara Husein Sastranegara Diaktifkan Lagi, Pelaku Wisata Lembang Yakin Turis Asing Bakal Membludak
-
Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek
-
Berbahaya, Koalisi Masyarakat Desak Pembentukan BTP dan Komando Teritorial Dihentikan