Suara.com - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera Nusa Tenggara Barat menugaskan Johan Rosihan menjalin komunikasi dengan para bakal calon gubernur lainnya untuk menjajaki kemungkinan koalisi di Pilkada 2018, Salah satunya adalah dengan Partai Golkar.
Menurut Johan komunikasi politik dengan Golkar perlu dijalin lebih erat dalam menghadapi Pilgub 2018. Johan dalam pertemuan tersebut menyatakan kesanggupannya sebagai salah satu kandidat calon wakil gubernur bersama bakal calon gubernur dari Partai Golkar H Moh Suhaili FT.
"Dalam pertemuan itu terbangun jalinan pengertian untuk menindaklanjuti ke tahap komunikasi yang lebih maju," ujar Johan di Mataram, Sabtu (29/7/2017).
Kedatangan Johan dan tim, seperti dilaporkan Antara, disambut hangat oleh Sekretaris DPD 1 Golkar NTB Hj Baiq Isvie Rupaedah bersama Tim Penjaringan DPD Partai Golkar.
Johan yang merupakan Ketua Fraksi PKS DPRD NTB ini berharap kedatangannya ke kantor partai Golkar semakin mengokohkan komunikasi antar Golkar dan PKS di Pilkada NTB 2018.
Berita Terkait
-
Prabowo Subianto King Maker, Koalisi Demiz - Syaikhu Belum Pasti
-
Duet Anggawira-Herkos Diprediksi Maju di Pilkada Bekasi 2018
-
Gerindra Bantah Resmi Usung Deddy Mizwar-Syaiku di Pilgub Jabar
-
Survey INES, Elektabilitas Syamsuar Saat Ini Unggul di Riau
-
Pilgub Jabar, Gerindra Butuh Kombinasi Kepemimpinan yang Tepat
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia