Kepadatan pemukiman penduduk terlihat dari ketinggian di salah satu kawasan di Jakarta, Rabu (28/9/2016). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Setelah Pemerintah Provinsi Jakarta mendapat sejumlah penghargan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tahun 2017, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji bicara target untuk 2018.
"Saya inginnya tahun depan dapat Adipura Kencana. Jadi ada level-levelnya. Tahun kemarin dapat, kalau sudah tiga kali berturut-turut dapat adipura, nanti levelnya Adipura Kencana," ujar Isnawa di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (3/8/2018).
Tahun 2017 hanya Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan yang mendapat penghargaan dari Kementerian LHK. Isnawa belum puas, dia ingin tahun depan enam wilayah Jakarta mendapat penghargaan Adipura semua.
"Saya inginnya semua wilayah kota dapat Adipura ya. mungkin kemarin baru nominasi Jakarta Barat, Jakarta Timur. Tahun ini Timur sudah mulai dapat penghargaan (sertifikat Adipura)," kata dia.
Selama ini Jakarta Utara belum pernah masuk nominasi.
"Mohon maaf nih, masalah Taman BMW karena di sana (Jakarta Utara) masih terjadi pengerusakan lingkungan, masih ada bakar-bakaran, pembuangan sampah liar," kata dia.
Isnawa berharap wali kota dan jajaran terus menerus melakukan pembenahan, apalagi setelah Gubernur Djarot Saiful Hidayat memberikan instruksi.
"Jadi kita harapkan kedepan peluang DKI akan lebih banyak lagi untuk Adipura," kata Isnawa.
Isnawa juga berharap wali kota Jakarta Barat juga bergerak untuk memperbaiki tata lingkungan.
"Kira-kira kita kekurangan dimana, kedepan saya akan melakukan perbaikan dengan jajaran pamong dengan para wali kota, camat, lurah dengan semua SKPD, kita harus benahi lagi ke depan Jakarta lebih baik lagi," kata dia.
Untuk Kabupaten Kepulauan Seribu, baru tahun depan diusulkan ikut penilaian Adipura. Itu sebabnya, tahun ini harus melakukan persiapan.
"Kepulauan seribu tahun depan diusulkan penilaian Adipura. Tahun ini belum kita masukan," katanya.
"Saya inginnya tahun depan dapat Adipura Kencana. Jadi ada level-levelnya. Tahun kemarin dapat, kalau sudah tiga kali berturut-turut dapat adipura, nanti levelnya Adipura Kencana," ujar Isnawa di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (3/8/2018).
Tahun 2017 hanya Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan yang mendapat penghargaan dari Kementerian LHK. Isnawa belum puas, dia ingin tahun depan enam wilayah Jakarta mendapat penghargaan Adipura semua.
"Saya inginnya semua wilayah kota dapat Adipura ya. mungkin kemarin baru nominasi Jakarta Barat, Jakarta Timur. Tahun ini Timur sudah mulai dapat penghargaan (sertifikat Adipura)," kata dia.
Selama ini Jakarta Utara belum pernah masuk nominasi.
"Mohon maaf nih, masalah Taman BMW karena di sana (Jakarta Utara) masih terjadi pengerusakan lingkungan, masih ada bakar-bakaran, pembuangan sampah liar," kata dia.
Isnawa berharap wali kota dan jajaran terus menerus melakukan pembenahan, apalagi setelah Gubernur Djarot Saiful Hidayat memberikan instruksi.
"Jadi kita harapkan kedepan peluang DKI akan lebih banyak lagi untuk Adipura," kata Isnawa.
Isnawa juga berharap wali kota Jakarta Barat juga bergerak untuk memperbaiki tata lingkungan.
"Kira-kira kita kekurangan dimana, kedepan saya akan melakukan perbaikan dengan jajaran pamong dengan para wali kota, camat, lurah dengan semua SKPD, kita harus benahi lagi ke depan Jakarta lebih baik lagi," kata dia.
Untuk Kabupaten Kepulauan Seribu, baru tahun depan diusulkan ikut penilaian Adipura. Itu sebabnya, tahun ini harus melakukan persiapan.
"Kepulauan seribu tahun depan diusulkan penilaian Adipura. Tahun ini belum kita masukan," katanya.
Komentar
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi