Suara.com - Valentino Rossi mengaku puas dengan pengujian fairing baru pada motornya yang dilakukan saat tes resmi di Sirkuit Brno, Ceko, Senin (7/8/2017) lalu.
Hasilnya, pebalap Movistar Yamaha ini keluar sebagai yang tercepat dengan waktu 1 menit 55,162 detik. Dia unggul 0,018 detik dari rivalnya Marc Marquez (Repsol Honda).
Meski begitu, Rossi tidak akan menggunakan fairing baru tersebut pada balapan selanjutnya di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, Minggu (13/7/2017), meski terbukti punya sisi positif buat motornya.
Menurutnya, yang dibutuhkan dengan karakter Red Bull Ring yang punya banyak lintasan lurus adalah akselerasi.
Bahkan, penggunaan fairing baru yang telah teruji positif di Brno tersebut, dikatakan Rossi, justru akan sedikit menghilangkan kecepatan motornya.
"Bicara tentang Red Bull Ring selalu (tentang) top speed. Mungkin ini bukan fairing terbaik untuk Austria. Bagi saya, top speed sangat penting (di Austria). Dan dengan fairing seperti itu, Anda sedikit kehilangan (top speed)," ujar Rossi, 38 tahun, dikutip dari Motorsport, Kamis (10/8/2017).
"Setelah dari Austria, fairing ini akan jadi opsi yang bagus untuk di sirkuit lain," sambung The Doctor.
Di lain pihak, Vinales justru menilai penggunaan fairing baru ini dibutuhkan untuk menambah akselerasi motor Yamaha YZR-M1 tunggangannya.
Vinales mengakui, kunci tampil baik di Red Bull Ring nanti adalah pada masalah kecepatan motor.
Baca Juga: Diduga Terlibat Kartel Narkoba, Aset Eks Bintang Barca Dibekukan
"Kami mencoba fairing baru untuk menambah sedikit akselarasi. Karena di Austria akselarasi sangatlah penting, khususnya untuk mendapatkan catatan waktu yang baik," ujar Vinales yang menempati urutan ketiga saat tes di Brno, Senin lalu.
"Saya kembali merasa senang dengan motor, dan mampu mengendarainya dengan sangat baik."
"Kami juga mencoba setelan baru pada elektronik yang membuat kemampuan motor meningkat. Jadi, secara umum saya sangat senang," tandas pebalap berusia 22 tahun.
Berita Terkait
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar
-
Honda Vario Evo 160 Meluncur Tanpa Fitur RoadSync Ternyata Ini Alasan AHM
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT