Istri Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat, Happy Farida [suara.com/Bowo Raharjo]
Istri Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat, Happy Farida, dilantik menjadi Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Jakarta untuk menggantikan Veronica Tan, Senin (14/8/2017). Happy dilantik Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional Mufida Jusuf Kalla.
"Dengan ini saya ketua umum Dekranas melantik Nyonya Happy Djarot Saiful Hidayat sebagi ketua Dekranasda Provinsi DKI Jakarta sisa masa jabatan 2012-2017. Semoga Allah yang Maha Kuasa senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayahnya dalam mengabdi kepada bangsa," kata Mufida di Balai Agung, Balai Kota Jakarta.
Proses pelantikan berlangsung dengan lancar. Happy akan menjabat sampai beberapa bulan ke depan.
Usai dilantik, Happy menerangkan alasan pelantikan baru berlangsung hari ini. Padahal, sisa masa jabatan Djarot sebagai gubernur Jakarta hanya sampai Oktober 2017. Sementara, Ahok telah mengajukan surat pengunduran diri sebagai gubernur Jakarta pada Mei 2017 setelah dinyatakan bersalah melakukan penodaan agama.
"Kami menunggu jadwal dari ketua umum ibu (Mufida) JK," kata Happy.
Happy kemudian menerangkan program dewan kerajinan nasional yang saat ini sedang berjalan yaitu Dekranas Award dan rapat kerja nasional.
"Harapnya kita bisa memfasilitasi para pengrajin kita untuk bisa bersaing dengan pengrajin yang lain di event rakernas nanti tanggal 26-30 September," katanya.
"Dengan ini saya ketua umum Dekranas melantik Nyonya Happy Djarot Saiful Hidayat sebagi ketua Dekranasda Provinsi DKI Jakarta sisa masa jabatan 2012-2017. Semoga Allah yang Maha Kuasa senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayahnya dalam mengabdi kepada bangsa," kata Mufida di Balai Agung, Balai Kota Jakarta.
Proses pelantikan berlangsung dengan lancar. Happy akan menjabat sampai beberapa bulan ke depan.
Usai dilantik, Happy menerangkan alasan pelantikan baru berlangsung hari ini. Padahal, sisa masa jabatan Djarot sebagai gubernur Jakarta hanya sampai Oktober 2017. Sementara, Ahok telah mengajukan surat pengunduran diri sebagai gubernur Jakarta pada Mei 2017 setelah dinyatakan bersalah melakukan penodaan agama.
"Kami menunggu jadwal dari ketua umum ibu (Mufida) JK," kata Happy.
Happy kemudian menerangkan program dewan kerajinan nasional yang saat ini sedang berjalan yaitu Dekranas Award dan rapat kerja nasional.
"Harapnya kita bisa memfasilitasi para pengrajin kita untuk bisa bersaing dengan pengrajin yang lain di event rakernas nanti tanggal 26-30 September," katanya.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Bahas Kereta Listrik, Mahasiswa: Jangan Sampai Cuma Pindah Beban Karbon ke Kementerian Sebelah
-
Ironi Harta Miliaran Bupati Pati dan Walkot Madiun: Sama-sama Terjaring OTT KPK, Siapa Paling Kaya?
-
Komisi A DPRD DKI Soroti 'Timing' Modifikasi Cuaca Jakarta: Jangan Sampai Buang Anggaran!
-
Pakai Jaket Biru dan Topi Hitam, Wali Kota Madiun Maidi Tiba di KPK Usai Terjaring OTT
-
Horor di Serang! Makam 7 Tahun Dibongkar, Tengkorak Jenazah Raib Misterius
-
Kubu Nadiem akan Laporkan 3 Saksi ke KPK, Diduga Terima Duit Panas Chromebook, Siapa Mereka?
-
Wajah Baru Kolong Tol Angke: Usulan Pelaku Tawuran Disulap Jadi Skate Park Keren
-
Deretan 'Dosa' Bupati Pati Sudewo: Tantang Warga, Pajak 250 Persen, Kini Kena OTT KPK
-
Stop 'Main Aman', Legislator Gerindra Desak Negara Akhiri Konflik Agraria Permanen
-
Detik-detik Mencekam Polisi Rebut Kaki Ibu dari Cengkeraman Buaya 3 Meter di Tarakan