Suara.com - Pemanah putri Indonesia Sri Ranti, menyumbangkan medali emas pertama bagi kontingen Indonesia di SEA Games 2017. Sri Ranti berhasil mengalahkan Chau Kieu Oanh pada final cabang panahan nomor compound individu putri.
Pada final di National Sports Complex, Malaysia, Rabu (16/8/2017). Sri Ranti mengalahkan wakil Vietnam itu 144-142. Pemanah Indonesia itu memastikan kemenangan setelah mencetak 28 poin di set kelima.
Sejak set pertama, Sri Ranti sudah unggul 30-27 atas Chau Kieu Oanh setelah mengatakan tiga kali sukses meraih angka sempurna. Set kedua, pemanah Indonesia ini masih tetap memimpin 58-55.
Meski mendapatkan perlawanan ketat dari Chau namun Sri Ranti masih tetap mampu menjaga keunggulannya di set ketiga 87-85 dan 116-114 di set keempat. Sebelum memastikan kemenangan dengan meraih 28 poin di set kelima.
Sementara atlet panahan lainnya, Dellie Threesyadinda gagal menambah medali untuk Indonesia. Dalam perebutan medali perunggu, Dellie harus mengakui wakil tuan rumah, Fatin Nurfatehah dengan skor 143-141.
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu