Suara.com - Perenang senior asal Spanyol membuat warganet terharu dengan aksinya saat di pertandingan FINA World Masters Championships atau lomba renang khusus perenang senior. FINA World Masters Championships 2017 digelar di Budapest.
Fernando Alvarez menunjukan sikap bela sungkawa dengan merelawan durasi renangnya. Dia berdiam diri beberapa detik saat peluit berbunyi.
Fernando Alvarez mengaku melakukan hal itu sebagai bentuk solidaritas terhadap serengan teror di Barcelona.
Fernando Alvarez sebenarnya meminta kepada direktur kompetisi itu untuk menerapkan hal seperti yang dia lakukan.
"Tapi saya diberi tahu bahwa itu tidak mungkin karena kami tidak bisa kehilangan satu menit pun," kata Alvarez kepada El Espanol.
Menurut Alvarez, diharapan aksinya bisa dimenginspirasi.
"Saya merasa lebih baik daripada jika saya memenangkan semua emas di dunia."
Isyarat Alvarez telah dipuji secara luas di media sosial, dengan sebuah video tentang perlombaan yang dilihat lebih dari 600.000 kali.
Menulis di Facebook, klub renang Alvarez memuji langkah itu.
Baca Juga: Polisi Tembak Abouyaaqoub, Si 'Pilot' Teror Barcelona
"Dalam kehidupan, Anda harus memegang nilai di atas segalanya," tulis Klub Natacion Cadiz.
)
"Bagi kami dia meraih emas," tulis Klub Natacion Cadiz lagi. (El Espanol/Barcelona)
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
-
Selamat Jalan Eyang Meri, Pendamping Setia Sang Jenderal Jujur Kini Beristirahat dengan Damai
Terkini
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Epstein Files Meledak Lagi: Deretan Nama Besar Dunia Terseret, dari Trump sampai Bos Teknologi
-
Pemerintah Nilai Tak Ada Resistensi RI Gabung BoP, Sebut Cuma Beda Pendapat
-
MGBKI Dukung Putusan MK soal Kolegium Dokter Spesialis, Tegaskan Independen dan Berlaku Langsung
-
Perluasan Digitalisasi Bansos di 41 Daerah, Gus Ipul: Transformasi Bangsa Mulai Dari Data
-
Menko Yusril: Pemerintah Siapkan Kerangka Aturan Cegah Risiko TPPU di Sistem Pembayaran Cashless
-
Kewenangan Polri Terlalu Luas? Guru Besar UGM Desak Restrukturisasi Besar-Besaran
-
Keppres Adies Kadir jadi Hakim MK Sudah Diteken, Pelantikan Masih Tunggu Waktu
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg