Suara.com - Aparat Polsek Gambir, Jakarta Pusat masih menunggu keterangan pihak keluarga lelaki yang ditangkap karena bugil di lingkungan Istana Merdeka. Lelaki berinisial B itu berusaha menerobos pagar istana.
"Sekarang mau diteleponkan keluarganya agar bisa hadir," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono, Senin (29/8/2017).
Selain itu, Argo juga belum bisa menyimpulkan apakah lelaki bugil tersebut mengalami gangguan jiwa atau tidak perihal tindakannya yang ingin menyusup masuk ke Istana.
"Ini sedang kami koordinasikan dengan dokter jiwa," kata dia.
Argo juga tak mau berandai-andai apakah aksi nekat warga Cengkareng itu bisa dikategorikan sebagai tindak pidana. Polisi, kata dia masih menunggu proses pemeriksaan selanjutnya guna menentukan proses hukum atas tindakan B yang tanpa busana memanjat pagar pintu utama Istana Merdeka.
"Nggak usah berandai-andai, nanti ya kita lihat hasil pemeriksaan," kata Argo.
B ditangkap anggota Pasukan Pengamanan Presiden karena ingin menyusup masuk ke Istana Negara.
Saat hendak memanjat pagar pintu utama Istana Merdeka, lelaki berusia sekitar 25 tahun itu berteriak ingin menikah.
Dari aksi nekatnya itu, B akhirnya diringkus anggota Paspampres. Saat ditangkap, lelaki bugil itu dipukul dan diinjak-injak oleh tentara.
Baca Juga: Berteriak Mau Nikah, Begini Cara Lelaki Bugil Menyusup ke Istana
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia