Suara.com - Movistar Yamaha memastikan tak akan mencari pengganti Valentino Rossi yang absen pada perlombaan seri 13 MotoGP di Sirkuit Misano, San Marino, Minggu (10/9/2017).
Rossi harus absen setidaknya sebulan setelah mengalami patah kaki saat bermain motocross pekan lalu.
Bukan hanya tidak bisa tampil di Misano, The Doctor, julukan Rossi, juga dipastikan absen pada balapan berikutnya di Sirkuit Aragon, dua pekan kemudian.
Kemungkinan besar, juara dunia sembilan kali itu baru bisa turun lagi di seri 15 di Sirkuit Motegi, Jepang, 15 Oktober mendatang.
"Seluruh ofisial Yamaha berdoa Valentino Rossi bisa cepat pulih dan berharap dia bisa kembali ke motor YZR-M1 secepatnya," demikian pernyataan yang dibuat pihak Yamaha melalui situs resminya, Senin (4/9/2017) kemarin.
Absennya Rossi di Misano, membuat Yamaha hanya tinggal bergantung pada Maverick Vinales untuk bisa merebut podium utama.
Sejatinya, Yamaha masih memiliki Katsuyuki Nakasuga, pebalap veteran yang pernah turun tujuh seri di MotoGP, selaku pebalap penguji.
Pebalap asal Jepang itu juga tidak sedang punya agenda balapan Superbike di Jepang akhir pekan ini.
Hanya saja, rider berusia 36 tahun itu tidak bisa tampil di Misano karena akan turun di balapan Autopolis, Jepang.
Baca Juga: Catat! Tak Hanya Perempuan, Lelaki juga Butuh Produk "Skin Care"
Berita Terkait
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Banyak Pesaing, CEO Aprilia Racing Girang Bisa Perpanjang Kontrak Marco Bezzecchi
-
Marco Bezzecchi Resmi Perpanjang Kontrak dengan Aprilia Racing hingga 2027
-
Gaji UMR Masih Bisa Beli Motor Baru, Ini Daftar Pilihannya
-
Yamaha Kenalkan Motor Listrik Baru! Harga Mirip Aerox, Sekali Cas Bisa Tempuh Jogja-Semarang
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah