Suara.com - Badai Irma yang merupakan salah satu badai Atlantik paling kuat dalam satu abad, menewaskan delapan orang dan menenggelamkan Puerto Rico pada Kamis saat badai menyapu Kepulauan Karibia saat menuju Florida.
Korban tewas dilaporkan di empat pulau. Ramalan cuaca telah mendeskripsikan badai Irma berpotensi menimbulkan bencana dan termasuk dalam kategori 5, klasifikasi Amerika Serikat tertinggi untuk angin topan.
Sedikitnya setengah dari kawasan tempat tinggal dan kegiatan bisnis di Puerto Rico melesu pada Kamis, menurut unggahan di Twitter dan sebuah pesan yang diunggah oleh seorang eksekutif utilitas pulau.
Negara kepulauan Antigua dan Barbuda adalah yang paling terkena dampaknya. Pulau paling utara, Barbuda, yang dihuni sekitar 1.800 orang hancur total dengan 90 persen dari semua tempat tinggal di sana yang telah menjadi rata, kata Perdana Menteri Gaston Browne, menurut siaran televisi di pulau itu.
Browne mengatakan satu orang tewas di Barbuda. Kematian terkait badai kedua, yang dialami peselancar, dilaporkan di Barbados. Pemerintah Prancis mengatakan setidaknya enam orang tewas di wilayah Kepulauan Karibia di Saint Martin dan Saint Barthelemy.
"Ini bukan jumlah yang definitif .... Kami belum menjelajahi semua bagian pulau ini," ujar pejabat polisi Guadeloupe Eric Maire kepada wartawan, menambahkan jumlah korban tewas kemungkinan akan meningkat dalam beberapa jam ke depan.
Rekaman awal televisi Saint Martin menunjukkan pantai yang hancur dengan perahu-perahu yang terlempar menjadi tumpukan, jalan-jalan yang terendam dan rumah-rumah yang banjir.
"Ini adalah bencana besar, 95 persen pulau hancur, saya shock," ketua dewan lokal, Daniel Gibbs mengatakan kepada Radio Caribbean International.
Irma, dengan kecepatan angin paling tinggi sekitar 290 kilometer per jam berada di jalur menuju Florida pada Sabtu atau Minggu, menjadi badai besar kedua yang melanda daratan AS dalam beberapa minggu.
Pada jalurnya saat ini, inti badai tersebut diperkirakan akan mengikis pantai utara Republik Dominika dan Haiti pada Kamis. Badai tersebut juga di jalur yang akan menempatkannya di dekat Kepulauan Turks dan Caicos serta Bahama tenggara Kamis malam.
Pusat Badai Nasional mengatakan badai Irma adalah badai terkuat yang pernah tercatat di Samudera Atlantik dan satu dari lima badai paling kuat yang menghantam wilayah Atlantik dalam kurun 82 tahun.
Sementara intensitas Irma masih naik turun, dan tidak dapat dipastikan, badai tersebut diperkirakan akan tetap berada di kategori 4 sebelum tiba di Florida.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA
-
GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri