Suara.com - Marc Marquez kian kukuhkan diri sebagai 'Raja Aragon'. Hal ini setelah pebalap Repsol Honda itu memenangi balapan seri 14 MotoGP di Sirkuit Aragon, Spanyol, Minggu (24/9/2017).
Bagi Marquez, ini kemenangan keempatnya di trek yang memiliki lintasan sepanjang 5,078 km. Sebelumnya, dia berhasil menang di tahun 2011 (Moto2), dan dua kali di kelas MotoGP: 2013 dan 2016.
Start dari posisi kelima, Marquez mencoba mengimbangi kecepatan Jorge Lorenzo (Ducati), Valentino Rossi (Movistar Yamaha), dan Andrea Dovizioso (Ducati) yang mengusai tiga besar baris terdepan di awal lomba.
The Baby Alien, julukan Marquez, sempat melebar di lap kesembilan akibat terlambat mengerem. Namun, dia bisa kembali mengikuti rombongan terdepan dan terus melancarkan serangan.
Menjelang sepertiga akhir lomba, Marquez merebut pimpinan lomba dari kompatriotnya asal Spanyol, Lorenzo. Keunggulan ini terus dipertahankan Marquez hingga menyentuh garis finis dengan total waktu 42 menit 6,816 detik.
Sementara, tempat kedua jadi milik rekan setimnya yang juga berasal dari Spanyol, Dani pedrosa, yang terpaut 0,879 detik.
Pedrosa merebut posisi kedua yang semula ditempati Lorenzo saat balapan tersisa tiga lap. Lorenzo sendiri harus puas finis di posisi ketiga.
Kemenangan ini bukan hanya membuat Marquez jadi pebalap terbanyak yang memenangi balapan di Aragon.
Namun juga, menegaskan dominasi para pebalap Spanyol dalam enam tahun terakhir, sejak Sirkuit Aragon jadi salah satu tuan rumah balapan MotoGP di tahun 2010.
Baca Juga: Situs Nikahsirri.com Juga 'Jajakan' Perempuan di Bawah Umur?
Satu-satunya pebalap di luar Spanyol yang berhasil memenangi balapan kelas MotoGP di Aragon adalah Casey Stoner.
Juara dunia dua kali asal Australia itu sukses menjuarai balapan di Aragon dua tahun berturut-turut; 2010 bersama Ducati dan 2011 bersama Honda.
Tag
Berita Terkait
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
-
Suzuki GN160 Tantang Yamaha XSR 155 di Segmen Motor Retro, Harganya Jauh Lebih Murah
-
Harga Mobil Honda September 2026 dari Seri Brio hingga Varian Listrik
-
Restrukturisasi Besar Volkswagen Picu Rencana Penjualan Ducati
-
Jujur! Jorge Martin Akui akan Menangis Jika Gagal jadi Juara Dunia MotoGP
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Review Film Hope: Teror Misterius Makhluk Asing di Wilayah Perbatasan Korea
-
Apa Manfaat Cleansing Cream Viva? Cek Harga dan Review Pembeli
-
LRT Kelapa Gading-Manggarai Ditargetkan Beroperasi Bulan Ini: Waktu Tempuh Cuma 28 Menit
-
Diduga Terlibat Aksi Penipuan Daring, Imigrasi Pontianak Ciduk 31 WNA Asal Malaysia dan Taiwan
-
Ajax Amsterdam: Maarten Paes Gila
-
Dari Rutinitas ke Gaya Hidup, Skincare Kini Makin Dekat dengan Generasi Digital
-
Purbaya Umumkan Defisit APBN Tembus Rp 235,6 Triliun per Juli 2026, Setara 0,91% PDB
-
Cegah Stunting dari Desa, Gunungkidul Perkuat Nutrisi hingga Sanitasi untuk Anak
-
5 Fork Sepeda Gunung Empuk Harga Terjangkau di Tahun 2026
-
Bahagia Tanpa Kita: Melepas Kemelekatan dari Hal yang Paling Dicinta